RADAR BALI - Menghadapi partai hidup-mati, Persis Solo sukses menjaga asa untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Manahan pada Sabtu malam (16/5/2026), Laskar Sambernyawa menyudahi laga pekan ke-33 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Dewa United.
Gol tunggal Kapten Persis Luka Dumancic, menjadi pembeda sekaligus penyelamat wajah tuan rumah.
Laga ini sejatinya berjalan sangat krusial bagi kedua tim dengan misi yang bertolak belakang. Kekalahan dari Dewa United akan membuat Persis Solo dipastikan terdegradasi malam itu juga.
Sebaliknya, tim tamu Dewa United juga tidak ingin kalah begitu saja karena tambahan kemenangan akan membawa anak asuh Jan Olde naik ke posisi empat besar klasemen.
Demi meraih kemenangan, kedua pelatih menurunkan kekuatan terbaiknya sejak menit pertama. Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, tampil all out dengan memasang tujuh pemain asing sebagai starter, yakni Vukasin Vranes, Dusan Mijic, Luka Dumancic, Dejan Tumbas, Dimitri Lima, Bruno Gomes, dan Miroslav Maricic.
Di bangku cadangan, masih ada Andrei Alba dan Jefferson Carioca, sementara Roman Paparyha dan Abu Kamara tidak masuk dalam Daftar Susunan Pemain (DSP).
Di kubu penantang, pelatih Dewa United Jan Olde juga mengimbangi dengan menurunkan tujuh legiun asingnya sebagai starter, yaitu Sonny Stevens, Domion Lowe, Nick Kuipers, Johnathan, Alexis Messidoro, Taisei Marukawa, dan Alex Martins.
Di bangku cadangan, Tangsel Warriors menyimpan Jaja dan Vico Duarte, sedangkan Noah serta Kodai Tanaka dipastikan absen dari DSP.
Babak Pertama: Ketat dan Berhati-hati
Sejak menit pertama, Persis Solo langsung mengambil inisiatif menyerang demi mengamankan tiga poin krusial.
Pada menit ke-8, Dewa United yang dimotori oleh Alexis Messidoro dan Ricky Kambuaya mencoba menurunkan tempo permainan dengan penguasaan bola di area tengah. Namun, lini pertahanan tuan rumah yang dikomandoi Luka Dumancic dan Kadek Raditya tampil disiplin memotong aliran bola.
Peluang pertama bagi Laskar Sambernyawa lahir di menit ke-15 lewat skema serangan balik cepat dari sisi sayap melalui Althaf Indie dan Alfriyanto Nico.
Sayang, umpan silang yang dikirim ke kotak penalti masih sigap dihalau barisan belakang Dewa United yang dikawal Nick Kuipers.
Sembilan menit berselang, tepatnya menit ke-24, giliran Dewa United yang menebar ancaman lewat tendangan spekulasi Alex Martins dari luar kotak penalti, tetapi bola masih menyamping tipis di sisi gawang Vukasin Vranes.
Permainan berlangsung cukup keras di lini tengah saat memasuki menit ke-32. Wasit terpaksa menghentikan laga beberapa kali akibat pelanggaran taktis yang melibatkan Ivar Jenner dan Zanadin Fariz untuk memutus momentum serangan.
Di lima menit terakhir babak pertama, Persis Solo terus mengurung pertahanan tim tamu. Namun, penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat peluang dari Bruno Gomes belum berbuah gol. Setelah tambahan waktu dua menit, babak pertama berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Babak Kedua: Kebuntuan Pecah di Manahan
Memasuki babak kedua, kedua kesebelasan belum melakukan pergantian pemain. Intensitas pertandingan langsung meninggi.
Pada menit ke-53, wasit mengeluarkan kartu kuning pertama untuk pemain tengah Dewa United setelah melakukan pelanggaran keras demi menghentikan pergerakan dinamis Dejan Tumbas.
Ketegangan di Stadion Manahan mulai meningkat saat laga memasuki satu jam berjalan. Demi menambah daya gedor, pelatih Milomir Seslija mulai memasukkan tenaga baru dari bangku cadangan.
Strategi ini hampir berbuah hasil di menit ke-67 ketika penyerang Persis Solo melepaskan sundulan terarah memanfaatkan umpan terukur, namun kiper Sonny Stevens melakukan penyelamatan gemilang dan hanya menghasilkan sepak pojok.
Kebuntuan yang dinanti akhirnya pecah pada menit ke-76. Berawal dari situasi bola mati yang memicu kemelut di depan gawang Dewa United, sang kapten Luka Dumancic berhasil menyambar bola liar dengan sepakan keras yang merobek jala gawang lawan. Gol ini langsung membuat seisi Stadion Manahan bergemuruh hebat.
Tertinggal satu gol, Jan Olde langsung menginstruksikan Dewa United untuk keluar menyerang total pada menit ke-82. Mereka memasukkan tenaga segar seperti Jaja, Vico Duarte, hingga Rafael Struick dan Stefano Lilipaly untuk membombardir lini belakang tuan rumah lewat umpan-umpan lambung.
Memasuki menit ke-88, Persis Solo memilih bermain pragmatis dengan menumpuk hampir seluruh pemain di area pertahanan sendiri. Lini belakang yang diperkuat masuknya bek pengganti tampil solid menghalau setiap gempuran udara tim tamu.
Ketegangan memuncak di bangku cadangan saat perangkat pertandingan memberikan tambahan waktu empat menit di masa injury time.
Dewa United sempat mendapatkan peluang emas lewat eksekusi tendangan bebas di dekat kotak penalti pada menit ke-90+3, tetapi bola membentur pagar hidup yang dibangun ketat oleh para pemain Persis Solo.
Tepat di menit ke-90+4, wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Skor 1-0 tetap bertahan, memastikan Persis Solo keluar sebagai pemenang dalam drama di Manahan.
Menanti Nasib dari Laga Madura United
Kemenangan krusial ini membuat Persis Solo kini mengoleksi 31 poin dan duduk di peringkat ke-16 klasemen sementara. Mereka berhasil memangkas jarak menjadi hanya selisih satu angka dari Madura United yang berada di peringkat ke-15, batas akhir zona aman.
Tambahan tiga angka ini sukses memperpanjang napas Persis Solo untuk bertarung hingga titik darah penghabisan. Kendati demikian, perjuangan Laskar Sambernyawa belum selesai. Skenario penentu kelolosan mereka dari jerat degradasi kini berada di tangan Madura United.
Jika Madura United berhasil memenangkan laga krusial mereka melawan PSIM Yogyakarta, maka peluang Persis Solo otomatis akan tertutup karena perolehan poin sudah tidak mungkin terkejar lagi di pekan terakhir.
Sebaliknya, jika Madura United terpeleset, maka penentuan tim yang akan turun kasta harus berlanjut hingga pekan ke-34.
Daftar Susunan Pemain:
Persis Solo:
Vukasin Vranes (GK), Alfriyanto Nico, Dusan Mijic, Kadek Raditya, Luka Dumancic (C), Dejan Tumbas, Dimitri Lima, Zanadin Fariz, Althaf Indie, Bruno Gomes, Miroslav Maricic.
Cadangan: Muhamad Riyandi (GK), Rian Miziar, Agung Mannan, Dodi Alekvan Djin, Eky Taufik, Faqih Maulana, Andrei Alba, Sutanto Tan, Ikwan Ali Tanamal, Rexo Dolby, Jefferson Carioca.
Dewa United:
Sonny Stevens (GK), Alta Ballah, Domion Lowe, Johnathan, Nick Kuipers, Ivar Jenner, Alexis Messidoro, Ricki Kambuaya (C), Egy Maulana Vikri, Taisei Marukawa, Alex Martins.
Cadangan: M Natshir (GK), Brian Fatari, Ady Setiawan, Edo Febriansah, Wahyu Prasetyo, Theo Numberi, Jaja, Vico Duarte, Rafael Struick, Stefano Lilipaly.***
Editor : Ibnu Yunianto