Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Resmi Gabung Persebaya, Ini Statistik Mewah Reza Arya Selama di PSM Makassar

Dhian Harnia Patrawati • Kamis, 18 Juni 2026 | 13:15 WIB
Reza Arya Pratama ketika diperkenalkan Persebaya
Reza Arya Pratama ketika diperkenalkan Persebaya

 

RADAR BALI - Persebaya resmi melepas kiper Andika Ramadhani yang selama ini menjadi pelapis bagi kiper utama Ernando Ary Sutaryadi. Sebagai gantinya, Persebaya resmi mendatangkan kiper utama PSM Makassar Reza Arya Pratama. 

Kiper berusia 26 tahun tersebut menjadi satu dari lima pemain anyar yang didatangkan Persebaya pada bursa transfer musim ini. Sebagai bentuk kepercayaan terhadap kualitas dan potensinya, manajemen Green Force mengikat Reza dengan kontrak berdurasi multiyears.

Sebelum melangkah ke Surabaya, Reza Arya menorehkan catatan impresif bersama PSM Makassar. Selama membela klub utama Juku Eja di kompetisi resmi, termasuk Liga 1 dan turnamen kontinental, ia telah membuktikan diri sebagai salah satu penjaga gawang papan atas di Indonesia.

Ketangguhan Reza di bawah mistar gawang tercermin nyata dari total 77 penampilan resmi yang ia bukukan bersama Juku Eja dengan akumulasi 6.883 menit bermain. Sepanjang periode tersebut, ia berhasil mencatatkan 29 kali clean sheet dan total kebobolan 80 gol.

Panggung pembuktian terbesar Reza terjadi pada kompetisi Liga 1 musim 2022/2023. Di bawah asuhan Pelatih PSM Bernardo Tavares, ia tampil tak tergantikan dalam 34 pertandingan dengan total 3.060 menit bermain.

Sepanjang musim juara tersebut, ia tampil sangat solid dengan hanya kebobolan 28 gol dan sukses mengemas 14 kali clean sheet, salah satu rekor tertinggi musim itu yang mengantar PSM Makassar meraih gelar juara.

Performa gemilangnya bahkan membawa Reza mendapatkan panggilan dari Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong untuk agenda FIFA Matchday tahun 2023.

Memasuki musim Liga 1 2023/2024, kiper yang dikenal memiliki refleks impresif dalam situasi satu lawan satu dan tendangan penalti ini kembali menjadi andalan dengan mencatatkan 29 penampilan atau setara 2.563 menit bermain.

Pada musim ini, ia menorehkan 11 kali laga tanpa kebobolan (clean sheet) dan mencatat 31 kali kebobolan. Sayangnya, pada akhir musim tersebut, ia sempat melewatkan sejumlah pertandingan karena harus menjalani masa pemulihan pasca-operasi cedera lutut.

Selain kompetisi domestik, Reza juga mengasah jam terbangnya di level internasional dengan tampil dalam 10 pertandingan di ajang AFC Cup edisi 2022 dan 2023, mencatatkan 900 menit bermain, 2 clean sheet, serta 18 kali kebobolan.

Sementara di turnamen pramusim Piala Presiden 2022, ia mengawal gawang Juku Eja sebanyak 4 kali selama 360 menit dengan rekor 2 kali clean sheet dan hanya kebobolan 3 gol.

Tantangan Baru di Surabaya

Bagi Reza, kepindahan ke Persebaya memiliki makna yang istimewa. Sepanjang perjalanan karier profesionalnya, sebagian besar waktu ia habiskan di Sulawesi. Karena itu, kesempatan bergabung dengan Persebaya menjadi pengalaman baru yang sangat dinantikannya.

"Bagi saya, bergabung dengan Persebaya adalah langkah maju dalam perjalanan karier. Sebelumnya saya bermain di PSM Makassar, klub bersejarah yang juga memiliki tradisi besar. Kini saya mendapat kesempatan membela Persebaya, salah satu kekuatan utama sepak bola Indonesia. Saya berharap bisa terus berkembang dan memberikan kontribusi maksimal untuk tim ini," ujar Reza.

Keputusan meninggalkan zona nyaman tentu bukan perkara mudah. Namun, bagi pemain yang sudah mengoleksi trofi Super League 2022/23 tersebut, tantangan yang ada di Persebaya justru menjadi kesempatan untuk berkembang lebih jauh.

"Saya sudah mempertimbangkan banyak hal sebelum mengambil keputusan. Tentu ada tantangan besar ketika bermain di klub sebesar Persebaya. Jika tampil baik, kesempatan untuk berkembang akan semakin terbuka," katanya.

"Sebaliknya, ketika performa menurun, kritik pasti datang. Namun menurut saya itu hal yang wajar dalam sepak bola profesional dan justru bisa menjadi motivasi untuk terus bekerja lebih keras," tambahnya.

Antusiasme Reza semakin besar karena ia melihat keseriusan Persebaya dalam menyusun kekuatan. Kehadiran Bonek dan Bonita juga menjadi daya tarik tersendiri; ia memahami bahwa membela Persebaya berarti membawa harapan jutaan suporter yang selalu memberikan dukungan penuh.

"Saya tentu sangat senang dan bangga bisa bergabung dengan Persebaya. Ini adalah salah satu klub terbesar di Indonesia, dengan basis suporter yang luar biasa besar dan loyal. Selain itu, saya melihat Persebaya memiliki proyek dan target yang sangat jelas untuk musim depan. Itu menjadi salah satu alasan yang membuat saya antusias menerima tawaran ini," ucapnya.

Sejak hari pertama bergabung, ia sudah memasang target tinggi. "Saya mendapat gambaran bahwa klub ini sangat serius menatap musim depan dan memiliki ambisi besar untuk memberikan hadiah istimewa kepada Bonek dan Bonita," tandasnya. (*)

Editor : Ibnu Yunianto
#liga 1 2026 2027 #psm makassar #Reza Arya Pratama #Persebaya Surabaya #Transfer Liga 1