Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Malut United Bakal jadi Jateng United, Kandang Pindah dari Ternate ke Semarang

Dhian Harnia Patrawati • Jumat, 19 Juni 2026 | 15:28 WIB
Striker Bali United Boris Kopitovic berduel dengan bek kiri Malut United Yance Sayuri dalam laga putaran pertama BRI Super League 2025 2026.
Striker Bali United Boris Kopitovic berduel dengan bek kiri Malut United Yance Sayuri dalam laga putaran pertama BRI Super League 2025 2026.

 

RADAR BALI - Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Maluku Utara. Klub kebanggaan masyarakat Moloku Kie Raha, Malut United FC, dikabarkan bakal melakukan perombakan besar-besaran, mulai dari pergantian nama klub hingga perpindahan home base (markas) untuk mengarungi musim kompetisi 2026/2027.

Berdasarkan salinan surat resmi yang beredar di media sosial dan grup aplikasi pesan singkat pada Jumat (19/6/2026) siang, surat bernomor 25/MMS-MUtd/VI/2026 tersebut dikeluarkan oleh PT Malut Maju Sejahtera selaku badan hukum yang menaungi klub Malut United FC.

Surat tertanggal 17 Juni 2026 yang ditandatangani langsung oleh Direktur Utama Dirk Soplanit dan Direktur Zainuddin Umasangadji itu ditujukan kepada Pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Jakarta.

Dalam perihal surat, secara eksplisit tertulis Perubahan Nama Klub United FC dan Perpindahan Home Base.

Pihak manajemen PT Malut Maju Sejahtera menjelaskan bahwa keputusan besar ini diambil setelah dilakukan evaluasi internal antara Pengurus Badan Hukum dan Manajemen Klub dalam rangka menyambut Musim Kompetisi tahun 2026/2027.

Adapun rincian perubahan mendasar yang diajukan dalam surat pemberitahuan tersebut meliputi:

Perubahan Nama Klub: Dari sebelumnya Malut United FC berubah menjadi Jateng United FC.

Perpindahan Domisili / Home Base: Dari yang semula berkedudukan di Provinsi Maluku Utara dengan markas di Stadion Gelora Kie Raha Ternate, kini berpindah ke Provinsi Jawa Tengah di Stadion Jatidiri, Semarang.

Langkah ini disebut merujuk pada Keputusan Kongres Biasa PSSI nomor: 10/KEP/1-2023 tentang Pengesahan Perubahan Nama, Domisili, Dan Perubahan Kepemilikan Badan Hukum Klub Anggota PSSI.

"Demikian pemberitahuan kami untuk diketahui dan diproses selanjutnya oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) sesuai ketentuan Organisasi yang berlaku," tulis manajemen PT Malut Maju Sejahtera dalam penggalan surat tersebut.

Surat pemberitahuan ini juga ditembuskan secara resmi kepada Direksi PT LIB di Jakarta serta Pengurus Asprov PSSI Provinsi Jawa Tengah di Semarang.

Kilas Balik Perjalanan Dua Musim di Kasta Tertinggi

Malut United FC sendiri merupakan salah satu kekuatan yang diperhitungkan sejak mentas di kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada musim 2024/2025.

Dalam dua musim perjalanannya di Liga 1/Super League, klub ini menorehkan prestasi yang cukup impresif:

Musim 2024/2025: Tampil sebagai tim promosi yang mengejutkan dengan finis di posisi ketiga klasemen akhir, mengemas 57 poin. Mereka hanya selisih empat angka dari peringkat kedua Dewa United, dan 12 poin dari sang juara Persib Bandung.

Musim 2025/2026: Konsistensi mereka berlanjut dengan finis di posisi keenam klasemen akhir setelah mengoleksi 53 poin, menyamai perolehan poin Bhayangkara FC di posisi kelima.

Hubungan Historis dengan Stadion Jatidiri

Rencana kepindahan ke Semarang sebenarnya bukan hal yang asing bagi internal tim.

Pada musim lalu, skuad Malut United lebih banyak berlatih di Sleman, Jogjakarta. Mereka hanya menggunakan Stadion Kie Raha untuk menggelar pertandingan kandang. 

Jalinan kerja sama dengan otoritas di Jawa Tengah sudah sempat terbentuk melalui penggunaan darurat.

Pada laga pekan ke-31 kompetisi musim 2025/2026 (2 Mei 2026), Malut United sukses menggelar laga kandang darurat tanpa penonton saat menjamu Persis Solo di Stadion Jatidiri.

Langkah tersebut diambil kala itu akibat kendala nonteknis serta keterbatasan transportasi udara untuk mobilisasi tim ke Ternate di tengah jadwal yang sangat padat.

Pengalaman tersebut tampaknya menjadi salah satu pertimbangan manajemen untuk beralih secara permanen.

Status Permohonan dan Proses Administrasi

Meski surat pemberitahuan dari manajemen sudah beredar dan ditembuskan ke operator kompetisi (PT LIB) serta Asprov PSSI Jateng, proses perpindahan ini masih harus melewati sejumlah tahapan administratif dan verifikasi.

Mengingat Stadion Jatidiri berada di bawah pengelolaan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) melalui Disporapar, mekanisme izin pemakaian jangka panjang untuk kompetisi musim baru masih harus diselaraskan.

Selain verifikasi kelayakan stadion untuk semusim penuh, manajemen juga harus melakukan penyesuaian jadwal dengan klub Pegadaian Championship PSIS Semarang yang selama ini menggunakan fasilitas tersebut sebagai markas utama mereka.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Malut Maju Sejahtera maupun perwakilan resmi klub masih terus dihubungi guna mendapatkan konfirmasi lebih lanjut, klarifikasi resmi, serta latar belakang mendalam di balik keputusan yang diprediksi bakal memicu reaksi keras dari para pendukung setia Laskar Kie Raha di Maluku Utara tersebut.***

Editor : Ibnu Yunianto
#jateng united fc #Stadion Jatidiri #PT Malut Maju Sejahtera #Malut United #bursa transfer liga 1