RADAR BALI — Perombakan kekuatan Persib Bandung di bawah kendali pelatih kepala Igor Tolic terus berlanjut menjelang bergulirnya kompetisi musim baru 2026/2027.
Setelah bek asing Federico Barba resmi meninggalkan Maung Bandung pasca-keberhasilan menjuarai Super League 2025/2026, kini giliran lini serang yang dibersihkan. Manajemen Pangeran Biru resmi melepas penyerang asal Spanyol, Sergio Castel Martinez.
Pelepasan Sergio Castel merupakan hasil evaluasi bersama antara pihak manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) dan Pelatih Persib Igor Tolic setelah kontrak sang pemain berakhir per 30 Juni 2026.
Striker berusia 31 tahun tersebut dinilai tidak masuk dalam kerangka tim untuk kompetisi musim depan menyusul penampilannya yang minim kontribusi.
"Kami menghormati dan mengapresiasi kontribusi yang telah diberikan Sergio selama menjadi bagian dari Persib," ujar Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan.
"Setelah berdiskusi dengan tim pelatih dan pihak Sergio, kedua belah pihak sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama pada musim berikutnya. Hatur nuhun, Sergio Castel Martinez, semoga sukses dalam perjalanan karier berikutnya," tambah Adhitia.
Perjudian Bojan Hodak yang Berakhir Mandul
Didatangkan pada putaran kedua musim 2025/2026 (Februari 2026) oleh pelatih terdahulu, Bojan Hodak, Sergio Castel semula diproyeksikan demi menjaga kedalaman skuad seiring krisis penyerang tengah akibat cederanya Andrew Jung dan Ramon Tanque.
Keputusan mendaftarkan Castel terbilang nekat karena Hodak harus mencoret penjaga gawang Adam Przybek dari skuad domestik demi memenuhi regulasi pembatasan slot asing.
Namun, mantan penyerang Malaga dan Apollon Limassol tersebut menemui kesulitan besar dalam hal adaptasi. Sepanjang berbaju Persib, Castel dicap sebagai salah satu pembelian terburuk karena performanya yang jauh dari ekspektasi.
Dari total 8 penampilan di semua ajang (selalu masuk dari bangku cadangan), ia gagal mencetak satu gol maupun asis pun bagi Pangeran Biru.
Catatan minor Castel bahkan tak lebih baik dari Gervane Kastaneer, penyerang paruh musim 2024/2025 yang masih mampu mengemas 1 gol dan 1 asis dari 14 laga.
Berikut adalah rapor penampilan Sergio Castel bersama Persib:
AFC Champions League Two (ACL 2)
Ratchaburi FC vs Persib Bandung (11 Februari 2026): Laga debut. Masuk di babak kedua saat Persib takluk 0-3 di Thailand.
Persib Bandung vs Ratchaburi FC (18 Februari 2026): Masuk sebagai pemain pengganti pada leg kedua di kandang.
Super League 2025/2026
Persib Bandung vs Persita Tangerang (22 Februari 2026): Masuk sebagai pengganti di babak kedua.
Persebaya Surabaya vs Persib Bandung (2 Maret 2026): Masuk dari bangku cadangan dalam laga tandang di Surabaya.
Semen Padang FC vs Persib Bandung (5 April 2026): Bermain selama 17 menit, Persib menang 2-0.
Persib Bandung vs Bali United FC (12 April 2026): Bermain 22 menit dan mengantongi satu kartu kuning.
Persib Bandung vs Arema FC (24 April 2026): Masuk di menit-menit akhir, bermain 11 menit (skor 0-0).
Persija Jakarta vs Persib Bandung (10 Mei 2026): Bermain 15 menit terakhir dalam kemenangan 2-1 di laga El Clasico Indonesia.
Efek Domino dan Evaluasi Besar-Besaran Lini Serang
Terdepaknya Sergio Castel menjadi pemicu awal dari rencana perombakan besar-besaran di lini serang Maung Bandung demi mempertahankan takhta juara sekaligus bersaing di kancah Asia.
Manajemen terdorong melakukan evaluasi total lantaran ketergantungan tim pada nama-nama tertentu, serta situasi pasar transfer yang dinamis.
Saat ini, penyerang asal Brasil, Ramon Tanque, yang membukukan 8 gol musim lalu, tengah menjadi komoditas panas dan diminati sejumlah klub rival via skema tebusan kontrak meski masa baktinya tersisa hingga Mei 2027.
Tidak hanya itu, top skor klub, Andrew Patrick Jung (13 gol keseluruhan), juga dilaporkan siap dilepas jika ada klub yang bersedia memenuhi klausul khusus.
Lars Veldwijk dan Ole Romeny Masuk Radar Buruan Mewah
Kemandulan Sergio Castel serta potensi hengkangnya lini depan musim lalu membuat radar transfer Persib kini langsung mengarah pada dua nama mewah: Lars Veldwijk dan Ole Romeny.
Kabar masuknya nama Veldwijk mencuat setelah adanya isu bahwa Kapten Marc Klok merekomendasikan langsung sang striker kepada pihak manajemen. Keduanya memiliki kedekatan emosional karena pernah bersama-sama menimba ilmu di FC Utrecht U-21 pada tahun 2013 silam.
Veldwijk (34 tahun) memiliki profil yang sangat mengerikan untuk ukuran sepak bola Asia.
Dengan postur mencapai 1,97 meter, mantan penggawa Timnas Afrika Selatan berdarah Belanda ini dijuluki "Tiang Listrik" dan merupakan tipikal target man murni yang tangguh dalam duel udara.
Ia sempat meledak bersama Excelsior Rotterdam (30 gol dalam semusim) hingga dipinang klub Inggris, Nottingham Forest, pada 2015.
Ia juga menjadi salah satu penyerang asing yang paling disegani di Korea Selatan (K League) dengan torehan total 40 gol, termasuk periode emasnya bersama Suwon FC pada musim 2021 (18 gol dan 6 asis) serta sempat membela Jeonbuk Hyundai Motors.
Setelah sempat membela BG Pathum United (Thailand) dan didera cedera parah, ia bangkit dan melanjutkan karier di Uni Emirat Arab bersama Emirates Club sejak Januari 2026.
Profil klinisnya dinilai menjadi opsi paling potensial untuk menggantikan peran yang ditinggalkan Sergio Castel.
Ole Romeny: Penyerang "Paket Lengkap" untuk Level Asia
Selain Veldwijk, Persib juga membidik penyerang Timnas Indonesia yang merumput di Inggris milik Oxford United, Ole Romeny (26 tahun). Rumor kepindahannya menguat seiring berkurangnya menit bermain Romeny pasca-pulih dari cedera (hanya bermain 18 kali, mayoritas sebagai pengganti) serta turunnya kasta Oxford United ke divisi ketiga.
Pengamat menilai profil Romeny sangat ideal bagi taktik Persib karena ia merupakan penyerang yang fluid. Ia tidak hanya tajam sebagai nomor 9, tetapi juga piawai bergerak melebar sebagai winger atau turun menjemput bola sebagai second striker.
Ketajamannya pun baru terbukti saat membela Timnas Indonesia awal Juni 2026 ini dengan menyumbang satu gol saat skuad Garuda melibas Oman 3-0. Namun, langkah Persib dipastikan tidak mudah karena kontrak Romeny bersama Oxford United baru berakhir pada Juni 2028, yang mengharuskan opsi menebus sisa kontrak atau meminjam sang pemain.
Dengan kepergian resmi Sergio Castel, manajemen Persib kini memiliki slot kosong untuk mendaftarkan ujung tombak baru. Jika berhasil mengamankan tanda tangan salah satu atau bahkan kedua penyerang incaran ini, lini depan Persib dipastikan akan menjadi salah satu yang paling menakutkan di Liga 1 musim depan.***
Editor : Ibnu Yunianto