Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Persebaya Borong Duo Brasil Walber Mota dan Gledson Paixao untuk Musim 2026-2027

Dhian Harnia Patrawati • Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:17 WIB
Gelandang bertahan PSM Makassar Gledson Paixao saat diperkenalkan sebagai pemain PSM Makassar.
Gelandang bertahan PSM Makassar Gledson Paixao saat diperkenalkan sebagai pemain PSM Makassar.

 

RADAR BALI – Persebaya kembali menambah kekuatan untuk menghadapi kompetisi musim 2026/27.

Kali ini, Bajol Ijo resmi memperkenalkan dua penggawa anyar asal Brasil, bek Jose Walber Mota de Amorim alias Walber Mota serta gelandang bertahan Gledson Paixao.

Kehadiran keduanya menjadi langkah lanjutan manajemen dalam mematangkan komposisi tim serta menyempurnakan kedalaman skuad sesuai kebutuhan tim pelatih.

Sebelum mendaratkan duo Brasil ini, Persebaya telah mendatangkan 11 pemain baru yang terdiri atas lima pemain asing dan enam pemain lokal.

Bergabungnya Walber dan Gledson semakin melengkapi upaya Green Force membangun skuad yang kompetitif untuk bersaing di papan atas Super League 2026/27, terlebih di tengah perjalanan klub menuju usia satu abad.

Manajemen mengikat kedua pemain ini dengan durasi kontrak yang sama, yakni satu musim disertai opsi perpanjangan untuk musim berikutnya.

Walber Mota: Benteng Kokoh Berpengalaman Asia

Walber Mota diproyeksikan untuk memperkuat sektor pertahanan sekaligus menambah opsi di lini belakang. Pemain kelahiran 12 Juni 1997 ini bukan nama asing di sepak bola Brasil.

Bek berusia 29 tahun tersebut pernah memperkuat sejumlah klub besar di negaranya, seperti Botafogo, Athletico Paranaense, Guarani, hingga Vasco da Gama. Pengalaman tersebut membentuknya sebagai bek yang matang dan terbiasa bermain dalam atmosfer kompetisi yang ketat.

Petualangan Walber di Asia dimulai pada 2024 saat bergabung dengan Nam Dinh FC di Vietnam. Bersama klub tersebut, ia tampil konsisten dan turut membantu tim meraih prestasi hingga berlaga di ajang AFC Champions League Two.

Pengalaman tampil di level Asia memberinya kesempatan menghadapi sejumlah klub papan atas kawasan, termasuk Gamba Osaka dari Jepang dan Johor Darul Ta'zim dari Malaysia.

Selain berposisi utama sebagai bek tengah, Walber juga dikenal sebagai pemain yang fleksibel karena mampu bermain sebagai bek kiri maupun bek kanan. Walber mengaku sangat antusias dan termotivasi menyambut tantangan barunya di Kota Pahlawan.

"Saya sangat senang bisa bergabung dengan Persebaya. Saya mengetahui bahwa klub ini memiliki sejarah panjang, basis suporter yang luar biasa, dan ambisi besar untuk meraih prestasi. Itu menjadi alasan yang membuat saya sangat termotivasi datang ke sini," ujar Walber.

Ia juga mengaku sudah banyak mendengar tentang militansi Bonek dan Bonita. "Saya tidak sabar merasakan atmosfer pertandingan di stadion dan bermain di hadapan para suporter. Saya akan bekerja keras setiap hari untuk membantu tim mencapai target yang telah ditetapkan musim ini," tambahnya.

Gledson Paixao: Gelandang Petarung Berkarakter Kuat

Sementara itu, untuk area tengah, Persebaya mendaratkan eks pemain PSM Makassar Gledson Paixao. Pemain berusia 31 tahun ini diharapkan mampu membawa energi, keseimbangan, dan karakter kuat di lapangan. 

Gledson dikenal sebagai gelandang pekerja keras yang memiliki daya jelajah tinggi, agresif dalam duel, serta disiplin menjaga kedalaman.

Karakter petarung pemain kelahiran 18 Mei 1995 ini tercermin dari statistiknya musim lalu dengan catatan persentase kemenangan duel bertahan mencapai 56,9 persen.

Sama seperti Walber, Gledson juga memiliki fleksibilitas tinggi karena mampu menjalankan peran sebagai bek tengah dengan kualitas yang tak kalah baik.

Sebelum berlabuh ke Persebaya, Gledson sudah lebih dulu mengenal atmosfer sepak bola Indonesia bersama PSM Makassar musim lalu. Ia tampil dalam 22 pertandingan dengan sumbangsih satu gol dan satu assist.

Pengalaman itu pula yang membuatnya pernah merasakan langsung kengerian atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo sebagai lawan. "Sambutannya luar biasa. Menurut saya, sulit meminta sambutan yang lebih baik dari ini. Saya benar-benar bahagia dengan cara saya diterima di sini," ucap Gledson.

"Saya pernah bermain melawan Persebaya dan tahu betapa sulitnya bermain di hadapan suporternya. Atmosfer yang mereka ciptakan sangat luar biasa. Saya adalah orang yang menyukai tantangan, jadi ketika kesempatan datang untuk bergabung dengan Persebaya, saya langsung menerimanya," tegasnya.

Misi Menghadirkan Kebanggaan

Kedatangan Walber Mota dan Gledson Paixao diharapkan dapat menambah kualitas, ketenangan, serta daya saing Green Force sepanjang musim 2026/27. Keduanya datang dengan satu visi yang sama, yaitu membawa Persebaya terbang tinggi dan memberikan kebanggaan bagi seluruh pendukung.

"Target kami jelas, yaitu bersaing di papan atas dan meraih sebanyak mungkin prestasi. Namun semua itu tidak datang begitu saja. Kami harus bekerja keras setiap hari agar bisa mencapai apa yang menjadi tujuan bersama," pungkas Gledson seraya berharap Bonek dan Bonita terus mengalirkan dukungan penuh di setiap laga.***

Editor : Ibnu Yunianto
#Walber Mota #Transfer Persebaya 2026 #Gledson Paixao #Persebaya Surabaya #bursa transfer liga 1