RADAR BALI - Lini serang Persib Bandung dipastikan bakal kehilangan salah satu pilarnya. Penyerang berlabel tim nasional Indonesia, Dimas Drajad, mengisyaratkan bahwa masa baktinya bersama Pangeran Biru telah mencapai titik akhir.
Melalui sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa (14/7/2026) malam, pemain kelahiran Gresik tersebut menyampaikan pesan perpisahan yang emosional kepada para pendukung setia klub, Bobotoh.
Langkah ini sekaligus menyudahi petualangan sepak bola Dimas di bawah panji Maung Bandung yang telah berlangsung selama dua musim.
Sejak pertama kali didatangkan dari Persikabo 1973 pada Juli 2024 lalu, striker berusia 29 tahun ini sebenarnya diproyeksikan untuk menjadi juru gedor utama pasca-Persib merengkuh takhta juara.
Kendati durasi kontrak awalnya dirancang hingga Juni 2027, dinamika di lapangan membuat jalannya di Kota Kembang tidak selalu mulus.
Ketatnya persaingan di sektor depan serta kendala cedera membuat menit bermainnya menjadi terbatas. Selama mengenakan jersi kebanggaan Persib, ia tercatat tampil dalam 15 laga resmi di seluruh kompetisi dengan sumbangan dua gol.
Guna mengembalikan sentuhannya, manajemen Persib sempat mengambil kebijakan untuk meminjamkan sang penyerang ke klub promosi Malut United pada musim kompetisi BRI Super League 2025/2026. Bersama Laskar Kie Raha, Dimas tampil sebanyak 11 kali dan memberikan kontribusi taktis yang cukup krusial bagi tim.
Walau kontribusi statistiknya terbilang minim, Dimas Drajad tetap menaruh rasa hormat yang mendalam atas kesempatan besar yang ia dapatkan di Bandung. Ia merasa sangat bersyukur bisa mencicipi atmosfer magis di salah satu klub tersukses di tanah air serta merasakan langsung kehangatan dari basis massa suporter yang luar biasa.
"Setiap perjalanan pasti memiliki awal dan akhir. Awal yang indah saya bisa menginjakkan di kota Bandung dan disambut hangat para bobotoh," tulis Dimas dalam kutipan unggahannya.
Bagi eks penyerang Timnas Indonesia dari level U-19 hingga senior tersebut, mengantarkan Persib Bandung meraih predikat juara di musim perdananya adalah sebuah kebanggaan yang sulit dilupakan. Ia merasa terhormat sempat menjadi bagian dari sejarah besar klub asal Jawa Barat ini.
"Sebuah kehormatan buat saya bisa bergabung di tim besar Persib Bandung meraih satu bintang bersama," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, pemain yang mengawali karier profesionalnya dari Jawa Timur ini juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada manajemen, rekan setim, dan seluruh Bobotoh apabila ada performa atau tindakan yang sempat memicu kekecewaan selama ia menetap di Bandung.
"Dari pribadi mohon maaf jika saya mempunyai kesalahan. So proud to be a part of it. Saya pamit untuk melanjutkan perjalanan berikutnya. Haturnuhun," pungkas Dimas menyudahi takarir unggahannya.
Hingga kabar perpisahan ini mencuat ke publik, manajemen Persib Bandung terpantau belum merilis pernyataan ataupun pengumuman resmi terkait status kepindahan maupun pemutusan kontrak sang pemain.
Kendati demikian, Dimas Drajad tampaknya sudah mantap bersiap untuk membuka lembaran baru dan berpetualang dengan seragam klub lain di musim kompetisi mendatang.***
Editor : Ibnu YuniantoSumber : Radar Bali