RADAR BALI - Usia 39 tahun terbukti tak menghentikan langkah kapten Argentina, Lionel Messi, untuk mengacak-acak buku sejarah sepak bola.
Alih-alih menjadi pemain pelengkap di masa senjanya, ia justru menjadi jenderal lapangan tengah sekaligus barisan terdepan yang membawa Albiceleste menembus babak final Piala Dunia 2026.
Meski keran golnya sempat tertahan di angka 7 gol pada edisi kali ini setelah melewati laga sengit kontra Swiss dan Inggris, kontribusi magisnya lewat pasokan assist tidak berhenti.
Menjelang partai puncak, berikut adalah rincian rekor fantastis yang berhasil dipecahkan, diperpanjang, serta deretan rekor yang dipastikan gagal digenapi oleh Lionel Messi.
Rekor Agung yang Resmi Dipecahkan dan Diperpanjang
1. Raja Assist Sepanjang Masa (Melampaui Pele)
Sebelum turnamen bergulir, catatan assist historis FIFA menempatkan legenda Brasil, Pele, dan Lionel Messi sejajar dengan 9 assist.
Namun, tambahan 1 assist berharga di perempat final melawan Swiss serta 2 assist brilian saat menumbangkan Inggris di semifinal membuat Messi kini mengoleksi 12 assist.
Catatan ini menjadikannya sebagai pemberi umpan gol terbanyak secara mutlak sepanjang sejarah Piala Dunia.
2. Manusia Pertama di Klub "10-10" Piala Dunia
Dengan koleksi total 20 gol historis dan 12 assist, Messi resmi menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang berhasil mengemas dua digit gol sekaligus dua digit assist (minimal 10 gol dan 10 assist).
Ia kini memegang takhta sebagai pencetak gol aktif terbanyak sekaligus kreator peluang terbaik sepanjang masa.
3. Pemilik Kontribusi Gol Terbanyak di Dunia
Gabungan dari 20 gol dan 12 assist membuat Messi kini mengoleksi 32 kontribusi gol di panggung Piala Dunia. Angka ini mutlak melampaui rekor gabungan gol dan assist milik para legenda terdahulu.
Sebagai perbandingan, sang fenomena Brasil Ronaldo Nazario mengoleksi total 19 kontribusi gol (15 gol, 4 assist), penyerang legendaris Jerman Gerd Müller dengan 14 gol, ikon Inggris Gary Lineker dengan 10 gol, dan maestro Portugal Eusébio dengan 9 gol. Tidak ada satu pun dari mereka yang memiliki keterlibatan gol sedominan Messi.
4. Penguasa Penampilan Fase Gugur (Melampaui Miroslav Klose)
Sebelum edisi 2026, bomber legendaris Jerman Miroslav Klose memegang rekor penampilan terbanyak di fase gugur modern dengan 14 pertandingan.
Kehadiran penuh Messi di lapangan saat melawan Swiss dan Inggris resmi mengantarkannya mengoleksi 16 penampilan di fase gugur, merebut rekor Klose secara mandiri.
Perbandingan dengan Statistik Gol Para Legenda Dunia
Untuk melihat seberapa masif pencapaian 20 gol total milik Messi di Piala Dunia, berikut adalah posisi Messi jika disandingkan dengan deretan predator tersubur sepanjang sejarah turnamen:
Nama Pemain Negara Total Gol Piala Dunia Status Rekor vs Messi
Lionel Messi Argentina 20 Gol Unggul atas seluruh legenda
Miroslav Klose Jerman 16 Gol Rekor gol resmi dilewati Messi
Ronaldo Brasil 15 Gol Rekor 8 gol pada Piala Dunia 2002
Gerd Müller Jerman 14 Gol Rekor 10 gol dalam 1 edisi (1970)
Gary Lineker Inggris 10 Gol Top skor edisi 1986 dengan 6 gol
Eusébio Portugal 9 Gol Mencetak 9 gol di edisi 1966
Rekor yang Dipastikan Gagal atau Terhenti
Kendati tampil impresif, absennya nama Messi di papan skor pada babak perempat final dan semifinal membuat beberapa rekor legendaris dipastikan luput dari genggamannya:
5. Gagal Mengejar Rekor 13 Gol Just Fontaine
Keran gol yang tertahan di angka 7 pada edisi 2026 membuat ambisi Messi untuk menyamai atau melewati rekor 13 gol dalam satu edisi milik Just Fontaine (Piala Dunia 1958) resmi tertutup. Secara matematis, mustahil baginya mencetak 6 gol tambahan hanya dalam satu laga sisa di final.
6. Terhentinya Rekor Mencetak Gol Beruntun
Catatan impresif Messi yang selalu mencetak gol dalam 9 pertandingan beruntun di Piala Dunia (dimulai sejak babak 16 besar edisi 2022 hingga laga melawan Mesir di babak 16 besar 2026) resmi terhenti di angka 9 setelah ia gagal membobol gawang Swiss di perempat final.
7. Gagal Menyapu Bersih Gol di Seluruh Pertandingan dan Fase Gugur
Messi dipastikan gagal menyamai torehan Jairzinho (1970) yang mencetak gol di setiap laga dalam satu edisi turnamen. Absennya gol di laga kontra Swiss dan Inggris juga memupus peluang Messi untuk menyapu bersih gol di seluruh babak gugur dalam dua edisi Piala Dunia berturut-turut.
8. Tertahannya Rekor Dua Hat-trick
Setelah membuka turnamen dengan torehan hat-trick spektakuler melawan Aljazair di fase grup, Messi belum mampu menambah hat-trick lagi. Alhasil, ia gagal melewati kelompok elite pemilik dua hat-trick Piala Dunia seperti Sándor Kocsis, Just Fontaine, Gerd Müller, dan Gabriel Batistuta.
Rekor Sejarah yang Siap Digenapi di Partai Final
Laga final menjadi panggung terakhir bagi Messi untuk mengunci sisa rekor monumental lainnya:
9. Pemenang Sepatu Emas Tertua dalam Sejarah
Jika berhasil menambah pundi-pundi golnya di final dan keluar sebagai top skor Piala Dunia 2026, Messi (39 tahun) akan memecahkan rekor Davor Šuker (top skor tahun 1998 di usia 30 tahun) sebagai peraih Sepatu Emas tertua sepanjang sejarah.
10. Pemilik Tiga Trofi Golden Ball
Messi adalah satu-satunya pemain yang memenangkan penghargaan Pemain Terbaik Piala Dunia sebanyak dua kali (2014 dan 2022). Jika membawa Argentina juara, ia berpeluang besar menyabet Golden Ball ketiganya secara beruntun.
11. Kapten Pertama dalam Tiga Laga Final
Setelah memimpin Argentina di final 2014 and 2022, peluit kick-off babak final 2026 akan meresmikan Messi sebagai kapten pertama di dunia yang memimpin negaranya di tiga partai puncak Piala Dunia.
12. Kapten Pertama yang Mempertahankan Gelar Juara
Legenda Brasil seperti Pele dan Cafu memang memiliki lebih dari satu medali Piala Dunia, namun tidak ada kapten yang mampu mengangkat trofi dua kali berturut-turut. Messi berpeluang menjadi kapten pertama yang melakukan back-to-back juara.
13. Pemain Nonkiper Tertua yang Tampil di Final
Berada di usia 39 tahun 25 hari saat laga final bergulir, Messi akan memecahkan rekor bek legendaris Brasil, Nilton Santos (37 tahun 32 hari pada Piala Dunia 1962), sebagai pemain nonkiper tertua yang merumput di laga final.
14. Pemain Nonkiper Tertua yang Mengangkat Trofi Juara
Jika memenangkan laga final, Messi otomatis merebut status Nilton Santos sebagai pemain nonkiper tertua yang berhasil keluar sebagai juara dunia. Rekor tertua mutlak masih dipegang kiper Italia, Dino Zoff (40 tahun pada edisi 1982).
15. Pencetak Gol Tertua di Partai Puncak
Rekor pencetak gol tertua di final Piala Dunia saat ini masih dipegang oleh Nils Liedholm (Swedia) yang membobol gawang Brasil pada tahun 1958 di usia 35 tahun 264 hari. Messi akan melewati rekor usang ini jika berhasil mencetak skor di final nanti.
16. Rekor Unik: Raja Gol Sekaligus Kegagalan Penalti
Di balik kegemilangannya, Messi mencatatkan rekor unik setelah tendangan penaltinya digagalkan di babak grup dan babak 16 besar edisi ini. Total, ia telah gagal mengeksekusi 4 penalti sepanjang sejarah Piala Dunia (di luar adu penalti).
Jika menutup turnamen sebagai juara dan top skor, Messi akan menjadi satu-satunya manusia yang mengawinkan status pencetak gol terbanyak sekaligus pemain yang paling sering gagal mengeksekusi penalti. Sebuah anomali rekor yang hanya bisa dicapai oleh seorang GOAT.***
Editor : Ibnu YuniantoSumber : Radar Bali