Lebih Pilih TC ke Thailand, Shin Tae-yong Turunkan Tim U-20 Persija di Piala Presiden

Dhian Harnia Patrawati • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 13:37 WIB
Pelatih Persija Shin Tae-yong akan membawa timnya melakukan pemusatan latihan di Thailand menjelang Super League. Foto: Media Persija
Pelatih Persija Shin Tae-yong akan membawa timnya melakukan pemusatan latihan di Thailand menjelang Super League. Foto: Media Persija

 

RADAR BALI — Persija Jakarta mengambil langkah berani dalam menatap musim kompetisi 2026/2027. Di bawah kendali pelatih Shin Tae-yong, skuad utama Macan Kemayoran dipastikan menjalani pemusatan latihan di Thailand ketimbang memprioritaskan turnamen pramusim Piala Presiden Elite 2026.

Agenda pemusatan latihan di Thailand dijadwalkan berlangsung selama tiga pekan, mulai 27 Juli hingga 16 Agustus 2026. Program ini dirancang khusus untuk menggembleng kondisi fisik, mematangkan taktik, serta membangun kekompakan tim secara menyeluruh.

Namun, jadwal TC tersebut berbenturan langsung dengan gelaran Piala Presiden Elite 2026 yang dimulai pada 25 Juli 2026. Menanggapi benturan jadwal tersebut, Shin Tae-yong menegaskan bahwa pemusatan latihan di luar negeri sudah dirancang jauh-jauh hari, bahkan dirinya resmi menangani Persija.

"Kami sudah memiliki jadwal pemusatan latihan di luar negeri. Program tersebut telah disusun sejak lama, bahkan sebelum jadwal Piala Presiden kami terima," katanya.

"Ketika saya mulai menangani Persija, program pemusatan latihan ini sudah masuk ke dalam agenda persiapan tim. Karena itu, jadwal tersebut bukan sesuatu yang dapat diubah secara mendadak," ujar Shin Tae-yong.

Panggung Pembuktian Skuad U-20

Meski tim utama harus berangkat ke Thailand, Persija tetap menunjukkan komitmennya untuk berpartisipasi di ajang Piala Presiden Elite 2026.

Manajemen mempercayakan tim EPA U-20 yang berstatus sebagai juara bertahan EPA Super League U-20 musim 2025/2026 untuk tampil membawa nama Macan Kemayoran.

Langkah ini menjadi momentum emas bagi para talenta muda akademi Persija untuk merasakan atmosfer persaingan di level senior. Kebijakan ini sekaligus mempertegas komitmen Persija dalam menjaga kesinambungan pembinaan pemain muda.

Salah satu bukti sukses pembinaan akademi Persija adalah kiper muda Muhamad Hafizh Rizkianur. Setelah membawa tim U-20 juara dan mencatatkan clean sheet pada laga debutnya di kasta teratas liga melawan Semen Padang, penjaga gawang kelahiran Jakarta itu resmi dipagari dengan perpanjangan kontrak jangka panjang hingga Juni 2029.

"Saya sangat bersyukur dan bangga mendapatkan kepercayaan untuk tetap menjadi bagian dari Persija hingga Juni 2029. Memperpanjang kontrak bersama Persija memiliki makna yang sangat istimewa. Saya lahir dan besar di Jakarta, jadi mengenakan seragam Persija selalu memberikan rasa bangga," tutur Hafizh.

Skuad Mewah Bertabur Bintang Eropa dan Korea

Pemusatan latihan di Thailand menjadi krusial mengingat Persija mendatangkan sejumlah amunisi baru berkelas internasional untuk memburu gelar juara musim 2026/2027.

Di sektor lini tengah, Persija resmi merekrut gelandang asal Bosnia dan Herzegovina, Stjepan Lončar, dari NK Istra 1961 dengan kontrak dua musim. Pemain yang pernah mencicipi atmosfer UEFA Champions League dan mengoleksi 11 caps bersama Timnas Bosnia itu diproyeksikan menjadi pengatur kedalaman permainan.

Persija juga mempertahankan gelandang jangkar asal Brasil, Fábio Calonego, yang diperpanjang kontraknya hingga dua musim ke depan usai tampil impresif musim lalu dengan torehan gol-gol spektakuler dari luar kotak penalti.

Di lini serang, Persija mendatangkan penyerang serbabisa asal Korea Selatan, Kwon Chang-hoon. Pemain berkaki kiri eks Dijon FCO (Ligue 1) dan SC Freiburg (Bundesliga) ini memiliki 43 penampilan bersama Timnas Korea Selatan serta bagian dari skuad Taegeuk Warriors di Piala Dunia 2022.

Kehadiran Kwon yang pernah bekerja sama dengan Shin Tae-yong diharapkan mempercepat proses adaptasinya di sepak bola Indonesia. 

"Bagi saya, ini adalah sebuah tantangan besar. Ketika masih bermain di Korea Selatan, saya melihat Coach Shin Tae-yong bekerja di Indonesia dan sepak bola di sini mengalami banyak perkembangan. Hal itu membuat saya mantap memutuskan bergabung bersama Persija," ungkap Kwon.

Sementara itu, untuk pemain berlabel Timnas Indonesia seperti Rizky Ridho dan Jordi, tim pelatih masih menantikan jadwal kepulangan mereka usai merampungkan tugas negara sebelum bergabung dalam program persiapan tim.

Melalui penggemblengan di Thailand, Shin Tae-yong optimistis komposisi pemain baru dan pilar lama Persija dapat menyatu dengan cepat demi mewujudkan target memboyong trofi juara ke Ibu Kota.***

Editor : Ibnu Yunianto
Sumber : Radar Bali
Piala Presiden 2026 Pemusatan Latihan Thailand Berita Persija shin tae-yong persija jakarta