Pelatih Persija Shin Tae-yong Abaikan Sanksi KFA, Fokus Hadapi Persebaya di Piala Presiden 2026

Dhian Harnia Patrawati • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 14:14 WIB
Pelatih Persija Shin Tae-yong saat memimpin latihan di Persija Training Ground, Bojongsari, Sawangan, Depok. (Media Persija)
Pelatih Persija Shin Tae-yong saat memimpin latihan di Persija Training Ground, Bojongsari, Sawangan, Depok. (Media Persija)

 

RADAR BALI - Persija Jakarta terus mematangkan persiapan menjelang tampil di ajang Piala Presiden Elite 2026.

Skuad Macan Kemayoran dijadwalkan melakoni laga sengit di laga pembuka Piala Presiden Grup B yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (26/7/2026) pukul 19.30 WIB.

Di tengah kabar mengenai sanksi disiplin dari Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) terkait dugaan insiden masa lalu saat menangani Ulsan HD, Pelatih Persija Shin Tae-yong tetap profesional memimpin langsung sesi latihan tim di Jakarta. Kehadiran figur shin tae yong persija ini memastikan seluruh pilar Macan Kemayoran tetap berfokus penuh menggembleng fisik dan taktik.

Fokus Penguatan Fisik dan Pencegahan Cedera

Persiapan Persija saat ini diperkirakan baru menyentuh angka 60 hingga 70 persen. Penyesuaian agenda latihan serta masa libur panjang pemain selama satu hingga satu setengah bulan menjadi alasan utama tim pelatih belum memaksakan kondisi puncak.

"Kami terus bekerja keras untuk mempersiapkan tim. Sejauh ini, persiapan kami mungkin baru berada di kisaran 60–70 persen karena terdapat penyesuaian agenda. Meski demikian, kami tetap berusaha mempersiapkan tim sebaik mungkin," ujar Shin Tae-yong.

Dalam beberapa hari terakhir, jajaran pelatih memprioritaskan program penguatan fisik dasar secara bertahap. Mengingat tingkat kebugaran mayoritas pemain masih berada di kisaran 50–60 persen, aspek keselamatan pemain dari potensi cedera menjadi perhatian paling krusial sebelum terjun ke turnamen pramusim.

Persija memandang Piala Presiden Elite 2026 bukan sekadar turnamen pemanasan, melainkan fondasi penting untuk menguji pemahaman taktik serta kebugaran tim sebelum mengarungi kompetisi resmi Super League.

Ambisi Besar dan Daya Tarik Skuad Macan Kemayoran

Semangat tinggi yang diusung Persija turut menarik minat amunisi asing baru, Kyohei Yoshino. Gelandang asal Jepang tersebut mengungkapkan bahwa ambisi besar klub serta keberadaan Pelatih Persija Shin Tae-yong menjadi alasan kuat di balik keputusannya berlabuh ke Ibu Kota.

Persija memiliki target besar menyambut momen bersejarah, yakni peringatan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027 dan usia satu abad klub pada 2028. Berbekal pengalaman merumput di liga Jepang dan Korea Selatan, Kyohei berkomitmen membawa kedisiplinan dan etos kerja tinggi untuk membantu tim mencapai target juara.

Turnamen pramusim ini pun bakal menjadi pembuktian awal sejauh mana kombinasi kepemimpinan Shin Tae-yong dan kekompakan amunisi baru Persija mampu menjawab tantangan di lapangan.***

Editor : Ibnu Yunianto
Sumber : Radar Bali
Shin Tae Yong Persija Persebaya vs Persija Piala Presiden Piala Presiden Elite 2026 Kyohei Yoshino persija jakarta