Terancam Tersingkir, Ini Skenario Persija Lolos Semifinal Piala Presiden 2026

Dhian Harnia Patrawati • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 15:39 WIB
Stjepan Loncar merayakan gol kedua Persija ke gawang Port FC di Stadion GBT Surabaya. Persija membutuhkan bantuan Persebaya untuk bisa lolos ke semifinal Piala Presiden 2026. (Foto: Media Persija)
Stjepan Loncar merayakan gol kedua Persija ke gawang Port FC di Stadion GBT Surabaya. Persija membutuhkan bantuan Persebaya untuk bisa lolos ke semifinal Piala Presiden 2026. (Foto: Media Persija)

 

RADAR BALI - Persija Jakarta berada dalam posisi kritis pada persaingan Grup B Piala Presiden 2026. Hasil imbang 2-2 saat menghadapi Port FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Rabu (29/7/2026), membuat langkah Macan Kemayoran untuk melaju ke babak semifinal berada di ujung tanduk.

Sebelumnya, Persija menelan kekalahan 0-1 dari Persebaya Surabaya pada laga pembuka. Ditambah dengan tambahan satu poin dari laga kontra Port FC, tim asuhan Pelatih Persija Shin Tae-yong kini tertahan di posisi ketiga klasemen sementara Grup B dengan mengemas satu poin dari dua pertandingan.

Puncak klasemen saat ini dikuasai Persebaya Surabaya yang tampil sempurna dengan enam poin dari dua kemenangan dan dipastikan sudah mengunci satu tiket ke semifinal. Port FC membuntut di urutan kedua dengan empat poin, sementara PSMS Medan terbenam di dasar klasemen tanpa poin dan sudah dipastikan tersingkir.

Perjuangan Bangkit dari Tekanan Port FC

Persija sejatinya menunjukkan karakter pantang menyerah saat bersua Port FC. Mengawali laga dengan komposisi yang tidak banyak berubah, Aqil Savik dipercaya mengawal gawang dengan benteng pertahanan yang diisi Rio Fahmi, Denis Kolinger, Radovan Pankov, dan Fajar Fathurrahman.

Di lini tengah, Witan Sulaeman, Fabio Calonego, dan Figo Dennis bekerja sama dengan Arlyansyah Abdulmanan, mendukung duet Eksel Runtukahu dan Stjepan Loncar di lini depan.  

Laga sempat berjalan sulit ketika Port FC mampu unggul dua gol lebih dulu melalui aksi Peeradol Chamrasamee pada menit ke-18 dan Issam Abdallah pada menit ke-40. Namun, Macan Kemayoran merespons cepat semenit kemudian.

Umpan terobosan ciamik dari Stjepan Loncar sukses dikonversi menjadi gol oleh Arlyansyah Abdulmanan lewat sepakan mendatar kaki kanan yang mengubah skor menjadi 1-2 hingga turun minum.  

Memasuki babak kedua, Shin Tae-yong merotasi pemain secara intensif demi menyegarkan alur permainan. Masuknya nama-nama seperti Pratama Arhan, Gustavo Almeida, Kyohei Yoshino, hingga Kwon Chang-hoon langsung memberikan dampak positif.

Pada menit ke-52, Stjepan Loncar yang sebelumnya memberikan asis kini mencatatkan namanya di papan skor usai menyambut umpan Witan Sulaeman. Kedudukan imbang 2-2 pun bertahan hingga laga usai.  Atas hasil tersebut, Shin Tae-yong memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya.

"Para pemain sudah berjuang dengan sangat baik. Kebobolan dua gol terlebih dahulu lalu bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2 itu sangat membesarkan hati. Setelah babak pertama, di babak kedua kami memperbaiki posisi dengan lebih baik. Itulah yang membuat kami bisa meraih hasil imbang," ujar Shin Tae-yong usai laga.  

Nada optimis senada disampaikan Arlyansyah Abdulmanan. Meski bersyukur terhindar dari kekalahan, ia menyayangkan timnya belum mampu membawa pulang kemenangan.

"Alhamdulillah kami bisa mendapat satu poin. Menurut saya, kami semua sudah kerja keras walaupun persiapan taktik kami belum banyak. Kami berusaha memaksimalkan kondisi yang ada," tutur Arly.

Skenario Berat Persija Menuju Semifinal

Hanya dua tim teratas dari Grup B yang berhak melangkah ke babak empat besar. Dengan Persebaya yang sudah aman di puncak, satu tiket tersisa kini diperebutkan secara sengit oleh Port FC dan Persija.

Untuk bisa mendampingi Persebaya ke babak semifinal, Persija wajib mengamankan skenario berikut pada pertandingan pamungkas:

Menang Mutlak atas PSMS Medan: Persija wajib mengamankan tiga poin penuh di laga terakhir untuk mendongkrak perolehan poin menjadi 4.

Menggantungkan Nasib pada Persebaya: Persija membutuhkan bantuan Persebaya untuk mengalahkan Port FC. Jika Persebaya menang, poin Port FC akan tertahan di angka 4.

Unggul Selisih Gol: Bila Persija menang dan Port FC kalah, poin kedua tim akan setara di angka 4. Di titik ini, kelolosan akan ditentukan oleh selisih gol. Persija wajib menang atas PSMS dengan margin gol yang cukup besar untuk melampaui selisih gol Port FC yang saat ini berada di angka +2.***

Editor : Ibnu Yunianto
Sumber : Radar Bali
Piala Presiden 2026 Klasemen Piala Presiden 2026 Hasil Persija vs Port FC shin tae yong persija jakarta