Dalberto Berpotensi Gagalkan Arema FC Susul Persebaya ke Semifinal Piala Presiden

Dhian Harnia Patrawati • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 07:04 WIB
Striker DPMM FC Dalberto Luan Belo (kiri) berduel dengan gelandang serang Persib Bandung Berguinho di Piala Presiden 2026. (Foto: WeAremania)
Striker DPMM FC Dalberto Luan Belo (kiri) berduel dengan gelandang serang Persib Bandung Berguinho di Piala Presiden 2026. (Foto: WeAremania)

 

RADAR BALI - Laga hidup-mati bakal dilakoni Arema FC, sore nanti. Bertempat di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (31/7/2026) pukul 15.30 WIB, skuad Singo Edan ditantang klub asal Brunei Darussalam, DPMM FC, pada pertandingan pamungkas (matchday 3) Grup A Piala Presiden 2026.

Misi Arema FC cuma satu: mengunci status runner-up Grup A demi menyusul Persib Bandung yang telah melenggang ke babak semifinal.

Di papan klasemen sementara Grup A, Arema FC saat ini nangkring di posisi kedua dengan perolehan 3 poin, hasil dari satu kemenangan dramatis 2-1 atas Tampines Rovers dan satu kekalahan dari tuan rumah Persib Bandung.

Kalkulasi matematis untuk lolos ke babak semifinal sebenarnya berada di tangan Singo Edan sendiri. Kemenangan atas DPMM FC otomatis menyegel tiket knock-out tanpa perlu bergantung pada hasil laga lain. Tambahan satu poin pun sebenarnya sudah cukup untuk mengamankan posisi runner-up.

Jika laga berakhir imbang, Arema FC masih memiliki tiga skenario lolos ke semifinal: 

Arema Imbang, Persib Menang: Persib menggilas Tampines Rovers. Poin akhir: Persib (9), Arema FC (4), DPMM FC (2), Tampines Rovers (1). Arema FC otomatis lolos mendampingi Persib sebagai runner-up.

Arema Imbang, Persib Imbang: Laga Persib vs Tampines berakhir tanpa pemenang. Poin akhir: Persib (7), Arema FC (4), DPMM FC (2), Tampines Rovers (2). Arema FC tetap melenggang mulus ke semifinal.

Arema Imbang, Tampines Menang: Tampines Rovers membuat kejutan membekuk Persib. Poin akhir: Persib (6), Arema FC (4), Tampines Rovers (4), DPMM FC (2). Meski poin Arema dan Tampines sama-sama 4, Arema FC berhak lolos karena unggul head-to-head atas Tampines Rovers.

Batas minimal absolut Singo Edan di Si Jalak Harupat adalah seri. Sebab jika Arema FC sampai terpeleset dan kalah dari DPMM FC, pintu semifinal dipastikan tertutup rapat. DPMM FC bakal merangsek ke posisi dua dengan 4 poin, mendepak Arema yang tertahan di angka 3.

Ancaman Nyata sang Mantan: Dalberto Luan Belo

Ancaman terbesar yang berpotensi menggagalkan langkah Arema FC tidak lain adalah mantan penyerangnya sendiri, Dalberto Luan Belo. Perekrutan Dalberto oleh DPMM FC terbukti menjadi langkah krusial dalam mempertajam lini serang klub asal Brunei Darussalam tersebut.

Setelah resmi berpisah dengan Arema FC, penyerang asal Brasil ini langsung menjadi tumpuan utama sistem permainan yang diterapkan oleh Pelatih DPMM FC Jamie McAllister di turnamen pramusim Piala Presiden 2026.

Pengalaman dua musim membela Madura United dan Arema FC membuat Dalberto tidak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi. Pengetahuan mendalam mengenai gaya bertahan tim-tim Indonesia menjadikannya ancaman berbahaya saat bertemu klub lokal.

Sederet peran vital Dalberto di DPMM FC yang wajib diwaspadai Arema FC antara lain:

Target Man Utama: Sebagai penyerang tunggal dalam skema 4-3-3, Dalberto memegang peran vital sebagai muara serangan balik cepat DPMM FC. Fisik dan pergerakan tanpa bolanya kerap merepotkan lini pertahanan lawan, membuka ruang bagi winger cepat seperti Oscar Santis dan Miguel Oliveira.

Kreator Peluang dan Assist Kunci: Tidak hanya menunggu bola di dalam kotak penalti, Dalberto aktif turun ke area tengah untuk menjemput bola dan membagikan umpan. Pada laga pembuka melawan Tampines Rovers yang berakhir 2-2, Dalberto memberikan assist matang bagi gol penyama kedudukan yang dicetak oleh Kapten Azwan Ali Rahman di menit ke-47.

Ancaman Pertahanan Lawan: Sepanjang fase grup, Dalberto tercatat sebagai pemain dengan penampilan paling konsisten di skuad DPMM FC dengan rata-rata rating 8,2 per pertandingan.

Saat kalah tipis 0-1 dari Persib Bandung pun, tembakan keras Dalberto dari luar kotak penalti beberapa kali mengancam gawang lawan dan memaksa pertahanan tuan rumah bekerja ekstra keras.

Dilema Rotasi dan Badai Kelelahan Skuad Singo Edan

Di tengah ancaman tajamnya Dalberto, juru taktik Arema FC, Marcos Santos, justru berada dalam posisi dilematis. Di satu sisi, meraih poin adalah harga mati. Di sisi lain, badai kelelahan mulai menggerogoti kebugaran para pemain utamanya usai melakoni jadwal turnamen pra-musim yang teramat padat.

“Persiapan berjalan dengan baik. Para pemain masih dalam tahap pemulihan, dan banyak di antara mereka yang kondisi fisiknya belum 100 persen,” tutur Marcos Santos.

Pelatih asal Brasil itu menegaskan, tidak ingin mengambil risiko konyol menumbalkan fisik pemain hanya demi ambisi jangka pendek. Baginya, Piala Presiden adalah kawah candradimuka untuk mempersiapkan tim mengarungi kompetisi panjang Liga 1.

“Kami harus mengontrol hal ini agar tidak kehilangan pemain karena cedera di sisa musim nanti. Ini adalah turnamen yang ketat dengan tim-tim besar, tetapi fokus utama kami adalah menyiapkan tim untuk mengarungi satu musim penuh, bukan cuma untuk pertandingan besok saja,” tegasnya.

Sinyal rotasi pemain pun dihembuskan kuat-kuat. Marcos dipastikan bakal merombak starting XI untuk menyuntikkan tenaga segar di atas lapangan.

“Beberapa pemain kondisi fisiknya menurun karena bermain dalam dua pertandingan berturut-turut. Kami harus berhati-hati dan melihat siapa yang paling mengalami kelelahan agar tidak berisiko cedera. Kami harus melakukan rotasi dan mempersiapkan seluruh anggota skuad,” imbuhnya.

Modal Pengalaman Diego Landis dan Careca

Untuk meredam DPMM FC dan mengamankan tiket semifinal, Singo Edan dapat belajar dari pengalaman dua legiun asingnya, Diego Landis dan Careca.

Diego dan Careca memiliki pengalaman berharga menghadapi DPMM ketika membela Terengganu FC pada Liga Super Malaysia 2025-2026. Keduanya bertanding dua kali menghadapi DPMM dan berhasil menyapu bersih kemenangan tanpa kebobolan (clean sheet).

Pertemuan pertama di markas DPMM (22/8/2025) berakhir dengan kemenangan telak Terengganu 5-0, di mana Careca menjadi bintang laga usai membukukan dua gol. Sementara pada laga kedua (13/1/2026), Terengganu menang tipis 1-0 berkat solidnya pertahanan yang dikawal Diego Landis.

Diego memahami betul karakter penyerang DPMM, sementara Careca memiliki rekor klinis membobol gawang klub Brunei tersebut. Pengalaman berharga kedua pemain anyar ini diharapkan mampu menjadi modal krusial bagi Arema FC untuk menghentikan manuver Dalberto Luan Belo dan mengunci tiket semifinal Piala Presiden 2026.***

Editor : Ibnu Yunianto
Sumber : Radar Bali
dpmm fc Piala Presiden 2026 Dalberto Luan Belo Persebaya Surabaya arema fc