Piala AFF 2026: Ditahan Singapura, Vietnam Terancam Gugur Jelang Lawan Indonesia

Dhian Harnia Patrawati • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 08:43 WIB
Jordi Amat berebut bola dengan striker Timor Leste Alexandro Bakhito dalam laga grup A Piala AFF 2026 di Stadion Chonburi, Thailand. (Foto: aseanutdfc.com)
Stopper Timnas Indonesia Jordi Amat menghadang pergerakan striker Timor Leste Alexandro Bakhito dalam laga grup A Piala AFF 2026 di Stadion Chonburi, Thailand. Indonesia bakal bertemu Vietnam di Stadion Pakansari pada Senin (3/8). (Foto: aseanutdfc.com)

 

RADAR BALI – Timnas Vietnam menyulitkan langkahnya sendiri di Piala AFF 2026. Hasil imbang tanpa gol saat menjamu Singapura membuat The Golden Star Warriors kehilangan kendali atas nasib mereka jelang duel krusial melawan Timnas Indonesia.

Dalam laga lanjutan Grup A yang berlangsung di Stadion Mỹ Đình, Hanoi, Jumat (31/7/2026), skuad asuhan Pelatih Kim Sang-sik tampil frustrasi.

Mereka kesulitan membongkar pertahanan rapat tim tamu dan hanya mampu mencatatkan dua tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit.

Di pertandingan lain, Indonesia sukses memetik kemenangan telak 3-0 atas Timor Leste di Stadion Chonburi, Thailand. Tiga gol kemenangan Skuad Garuda masing-masing dilesakkan oleh Shayne Pattynama, Thom Haye, dan Mitchell Baker.

Hasil tersebut mengubah konfigurasi papan atas klasemen sementara Grup A. Singapura saat ini berada di puncak klasemen dengan koleksi 7 poin dari 3 laga. Indonesia membuntut di posisi kedua dengan 6 poin (2 laga), sementara Vietnam melorot ke peringkat ketiga dengan nilai 4 dari 2 pertandingan.

Media Vietnam Soroti Performa Tim

Kegagalan meraih poin penuh di kandang sendiri memicu gelombang kritik dari media-media lokal Vietnam.

Media lokal Soha menyoroti bahwa hasil imbang ini menempatkan Vietnam dalam situasi kritis. Mereka kehilangan kendali penuh atas nasib sendiri jika gagal menundukkan Indonesia. Regulasi head-to-head dan selisih gol akan membuat posisi Vietnam rentan terlempar dari persaingan walau menang besar di laga terakhir melawan Kamboja.

The Thao 247 mencatat bahwa hasil 0-0 ini resmi menghentikan rekor impresif 15 kemenangan beruntun Vietnam di ajang internasional di bawah arahan Pelatih Kim Sang-sik. Ketiadaan gol di Mỹ Đình dinilai sebagai sinyal alarm bagi ketajaman tim.

Ketajaman lini depan menjadi perhatian utama. Penyerang muda Nguyễn Đình Bắc, yang sempat mencetak hat-trick di laga pembuka, tak mampu berkutik menghadapi barisan belakang Singapura hingga harus ditarik keluar lebih awal.

Situasi ini menjadikan laga antara Indonesia dan Vietnam di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (3/8/2026) sebagai duel "hidup-mati".

Mantan pemain Timnas Vietnam, Nguyen Tuan Phong, melempar peringatan keras agar skuad The Golden Star Warriors tidak kembali membuang poin saat bertandang ke markas Indonesia.

"Ingatlah bahwa Indonesia, tim yang akan dikunjungi Vietnam pada 3 Agustus mendatang, bahkan jauh lebih baik daripada Singapura. Sudah sejak lama, ketika Indonesia kembali membawa pemain-pemain naturalisasi yang pernah bermain di Eropa, mereka sering mengalahkan Timnas Vietnam," ujar Tuan Phong kepada Tuoi Tre.

"Di Piala AFF 2026, meski Indonesia tidak bisa memanggil banyak pemain yang merumput di Eropa, mereka masih memiliki skuad yang berkualitas, sehingga akan cukup sulit bagi tim Vietnam untuk meraih kemenangan."

Ia juga menambahkan kalkulasi mengenai mepetnya posisi Vietnam di grup. "Meraih satu poin melawan Indonesia berarti tim Vietnam tidak bisa menentukan nasibnya sendiri di pertandingan terakhir, meskipun menang melawan Kamboja. Sebab jika Singapura dan Indonesia bermain imbang dengan skor tinggi, mereka tetap akan tersingkir," tegasnya.

Skenario dan Syarat Kelulusan Vietnam ke Semifinal

Guna melangkah ke babak empat besar Piala AFF 2026, berikut peta jalan dan syarat yang harus dipenuhi tim asuhan Pelatih Kim Sang-sik:

Skenario Utama

Vietnam wajib mengamankan kemenangan di dua laga sisa, yakni melawan Indonesia (3 Agustus) dan Kamboja (7 Agustus). Tambahan 6 poin akan mengantar nilai akhir menjadi 10 poin sekaligus mengunci tiket semifinal secara otomatis.

Skenario Imbang Lawan Indonesia

Jika menahan imbang Indonesia dan menang atas Kamboja, poin maksimal Vietnam adalah 8. Nasib mereka kelak sangat bergantung pada selisih gol serta hasil laga pemungkas antara Indonesia kontra Singapura.

Skenario Gugur

Vietnam dipastikan angkat koper lebih awal apabila kalah dari Indonesia, lalu di partai pamungkas Indonesia dan Singapura bermain imbang. Skenario ini menempatkan Indonesia di puncak (10 poin), Singapura sebagai runner-up (8 poin), dan Vietnam tertahan di posisi ketiga dengan poin maksimal 7.***

Editor : Ibnu Yunianto
Sumber : Radar Bali
Vietnam vs Singapura Timnas Vietnam Klasemen Piala AFF 2026 piala aff 2026 indonesia vs vietnam