DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Kejuaraan Provinsi Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (Kejurprov KKI Bali) 2026, yang digelar selama 3 hari dari 28-30 Agustus di GOR Purna Krida Kerobokan sudah selesai. Perhelatan tahunan dari Perguruan Karate KKI Bali tersebut ditutup secara resmi oleh Ketua Umum KKI Pengurus Provinsi Bali, I Wayan “Gendo” Suardana.
“Kejurprov KKI Bali 2026 telah sukses digelar, tanpa banyak kendala berarti. Semua berjalan lancar“, ucap Gendo dalam pidato penutupan.
Menurut Gendo, perhelatan ini adalah pelopor ddalam pelibatan tim sport medis di Bali, sehingga permasalahan cedera dalam pertandingan dapat diatasi dengan baik. Dokter-dokter dan tenaga kesehatan yang terlibat adalah ahli-ahli sport medis, sehingga rekomendasi mereka atas kondisi dan kelayakan atlet dalam pertandingan sangat krusial.
“Pelibatan tim sport medis sedapat mungkin akan menjadi standar baru dalam penyelenggaran karate khusunya di Bali” ujar Gendo
Ketua Panitia Pelaksana I Ketut Murti, S.E., mengumumkan raihan juara umum dari kegiatan yang diikuti 742 atlet dari 23 Kontingen tersebut. Juara Umum 1 diraih oleh Dojo Campuhan Asri (DCA) Denpasar dengan perolehan 18 emas, 5 perak, 14 perunggu. Disusul juara umum 2 diraih oleh Dojo Garuda Wisnu Badung dengan raihan; 6 emas, 5 perak, 3 perunggu, dan Juara Umum 3 diraih Dojo Gunung Agung Karangasem dengan 5 emas, 2 perak, 9 perunggu. Masing-masing dari juara umum tersebut menerima Piala Ketum KKI Bali.
Ketut Murti juga menyampaikan ucapak terimakasih kepada para sponsor dan media partners yang telah membantu penyelenggaraan kejurprov ini; “Kami menyampaikan rasa hormat dan terimakasih sebesar-besarnya atas partisipasi semua pihak.”
Editor : Rosihan Anwar