Serdadu Tridatu Kembangkan Sepak Bola Wanita melalui Bali United Women Development

Marsellus Pampur • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 16:51 WIB
Bali United Women Development Festival 2026 secara perdana terlaksana pada hari Jumat (2/10) di Bali United Training Center, Gianyar.
Bali United Women Development Festival 2026 secara perdana terlaksana pada hari Jumat (2/10) di Bali United Training Center, Gianyar.

GIANYAR, radarbali.jawapos.com - Bali United FC melalui akademinya menghadirkan sebuah festival untuk pengembangan sepak bola wanita yang bergulir di Bali United Training Center, Gianyar.

Ajang bernama Bali United Women Development Festival 2026 secara perdana terlaksana pada hari Jumat (2/10) di Bali United Training Center, Gianyar.

Festival turnamen sepak bola wanita yang digelar selama satu hari penuh ini ingin menghadirkan jiwa kompetisi pada anak muda khususnya wanita, agar mengenal dan mencintai olahraga yang didominasi oleh kaum laki-laki tersebut.

Sebelum bermuara pada Bali United Women Development Festival yang dilaksanakan hari Jumat (2/10) ini, para peserta lebih dulu dikenalkan melalui program latihan yang berjalan selama tiga bulan terakhir.

Total 37 Sekolah Dasar (SD) dari tiga Kabupaten dan Kota yaitu Gianyar, Karangasem dan Denpasar menghadirkan siswi sebanyak 254 anak yang berkesempatan berlatih pada 14 Juni hingga 25 September 2026 di Bali United Training Center, Gianyar.

Namun, sepanjang perjalanan berlatih bersama para pelatih dari Bali United Academy, minat siswi mengenal sepak bola wanita tergerus oleh waktu sehingga jumlah akhir yang masih aktif sebanyak 211 anak.

Dari total akhir siswi yang masih aktif tersebut dibuatkanlah sebuah festival untuk menumbuhkan jiwa kompetisi dalam sepak bola melalui Bali United Women Development Festival 2026.

Perwakilan Manajemen Bali United Academy, Richi Kurniawan menerangkan bila festival ini dilaksanakan karena melihat antusiasme para peserta dari kalangan anak muda putri yang ingin mengenal sepak bola di pulau Bali.

”Festival ini merupakan puncak daripada pembinaan dan pengembangan potensi bakat sepak bola wanita yang ada di pulau Bali dengan menyasar para siswi Sekolah Dasar (SD).

Memang secara data ada pengurangan jumlah minat, namun kami melihat sepanjang tiga bulan terakhir berlatih di Bali United Training Center semangat anak-anak putri ini tetap terlihat," katanya di Bali United Training Center, Jumat (2/10).

Dia berharap dengan adanya pembinaan dan pengembangan sepak bola putri, para peserta saat ini tertarik untuk memfokuskan diri para pengembangan diri menuju jenjang profesional sepak bola putri di masa mendatang.

Pasca festival ini bergulir pun, para peserta masih diberikan kesempatan untuk berlatih selama tiga bulan ke depan sebelum kembali dilaksanakannya Bali United Women Development Festival edisi berikutnya.

Bahkan tidak menutup kemungkinan akan membuka kesempatan yang semakin meluas dari beberapa Kabupaten lainnya yang ada di Bali untuk bergabung dalam program pengembangan sepak bola putri ini.

Sementara itu, mengenai konsep festival dalam kompetisi sepak bola kategori putri ini pun coba dijelaskan langsung oleh Head Youth Development Bali United, I Gde Mahatma Dharma yang dikenal Coach Dede ini.

Dia menjelaskan, jika melihat data terakhir dari jumlah siswi yang berlatih sebanyak 211 anak, maka pihaknya membagi menjadi 16 tim yang terbagi dalam 4 grup dengan sistem single round robin.

Para peserta dibagi dalam dua kategori tier yaitu tier A dan tier B dimana pembagian tersebut berdasarkan kemampuan dan pemahaman dalam penerapan teknik dasar sepak bola. 

”Harapan kami festival ini tidak berhenti disini, melainkan memberi dampak bagi personal pemain itu sendiri maupun pengembangan sepak bola putri di masa depan khususnya dari pulau Bali,” jelas Coach Dede.

Adapun durasi pertandingan berlangsung selama 1x15 menit yang mempertemukan 8X8 pemain di dalam lapangan.

Dan yang menarik ketika para peserta ini menjalani latihan tiga bulan terakhir, mereka mendapatkan satu buah bola untuk bisa berlatih di rumah maupun di sekolah untuk terus mengembangkan bakat mereka di sepak bola.

Editor : Rosihan Anwar
Bali United FC