Titik balik Badung bisa mempertahankan emas mereka kali ini ada di 17 detik terakhir di kuarter keempat. Denpasar sebenarnya punya peluang unggul setengah bola, namun sayangnya kesempatan dua free throw gagal dimanfaatkan dengan baik. Alhasil, Badung semakin memperlebar keunggulan.
Di kuarter pertama dan kedua, Badung selalu unggul. Baru di kuarter ketiga, Denpasar akhirnya bisa menyamakan kedudukan menjadi 44-44 sebelum akhirnya kandas dengan skor 60-57. Beruntung bagi Badung dengan kehadiran pemain Indonesia Patriots Julian Alexander Chalias.
Dia berhasil mengemas 19 poin dan sembilan rebound di pertandingan kemarin yang berlangsung di GOR Purna Krida Kerobokan. Pelatih Tim Basket Putra Badung Bagus Nugra pun mengakui jika kehadiran Julian memang sangat berpengaruh saat menghadapi Denpasar di final kemarin.
"Sangat berpengaruh. Mental anak-anak bertambah karena di fase grup, Julian absen. Kedatangannya di final benar-benar sangat membantu ditengah adanya beberapa pemain kami yang mengalami cedera," terangnya.
Bagus Nugra akhirnya bisa membantu Badung untuk mempertahankan emas yang diraih di Porprov Bali 2019. Saat itu, Badung juga menghadapi Denpasar di final. Kuncinya adalah dia tidak membebani anak asuhnya untuk bisa meraih emas.
"Mereka tampil all-out saja. Tidak ada beban yang kami berikan kepada mereka dan mereka sudah berjuang sampai akhir. Kebetulan detik-detik terakhir menjadi momen kebangkitan kami," tegasnya. Disisi lain Pelatih Tim Basket Putra Denpasar IGN Rusta Wijaya kecewa dengan hasil yang diraih anak asuhnya.
Apalagi di dua edisi Porprov, mereka selalu kalah menghadapi Badung di partai final. Pria yang juga menjadi Asisten Pelatih Bali United Basketball tersebut mengoreksi permainan anak asuhnya. "Kalau saya lihat, anak-anak salah mengambil keputusan dan gagal memanfaatkan kesempatan free throw. Kami belum beruntung sih," jelasnya.
Dia menjelaskan startegi yang diberikan kepada Aidan Alfred midon Desmet dkk sudah tepat, namun masih ada kesalahan yang terjadi sehingga dimanfaatkan oleh Badung. "Kami missed di detik-detik terakhir. free throw gagal dan itu membuat mental pemain drop," jelasnya.
Untuk medali perunggu basket 5x5 putra diraih oleh Klungkung setelah menumbangkan Buleleng. Di putri, Gianyar sudah memastikan meraih emas. Badung berhasil meraih perak dan perunggu berhasil diraih Denpasar. (alit binawan/radar bali)
Editor : Hari Puspita