Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

DOA IBU! Sisi Lain dari Chemistry dan Spirit Kuat Timnas Maroko

Hari Puspita • Rabu, 14 Desember 2022 | 23:37 WIB
DAHSYATNYA DOA IBU : Tangkapan layar saat bek Timnas Maroko, Achraf Hakimi saat dicium ibunya usai Maroko mengandaskan Spanyol di pertandingan Grup F Piala Dunia 2022 pada Selasa (6/12/2022). (FOTO : ANTARA/HO-Tim Cak Eri)
DAHSYATNYA DOA IBU : Tangkapan layar saat bek Timnas Maroko, Achraf Hakimi saat dicium ibunya usai Maroko mengandaskan Spanyol di pertandingan Grup F Piala Dunia 2022 pada Selasa (6/12/2022). (FOTO : ANTARA/HO-Tim Cak Eri)
Kalangan penggila sepak bola terhenyak dengan lompatan Timnas Maroko di ajang Piala Dunia Qatar 2022 ini. Juga adegan yang terbilang tak lazim : ibu dan anak berjoget ria yang tampak begitu akrab di lapangan seusai laga. Dan, tentu saja langsung viral.  Berikut ini tulisan catatan dari Narendra Prasetya, wartawan Jawa Pos, Maroko The Real ’’Doa Ibu’’ .

 TIMNAS Maroko mendadak jadi bahan perbincangan. Bukan hanya penggemar sepak bola, emak-emak pun tahu tentang Maroko. Apalagi kalau sudah menyebutkan ’’doa ibu”.

Maklum, selama ini yang tersorot publik memang bagaimana ibu-ibu Roman Saiss dkk selalu ada di tribun stadion menyaksikan anak-anaknya mencatatkan sejarah.

Tak hanya bagi negerinya, tetapi juga untuk jazirah Afrika.

Foto bek sayap Maroko Achraf Hakimi yang mendapat kecupan dari sang ibu, Saida Mouh, jadi salah satu foto yang viral di media-media seantero dunia tentang kekuatan doa ibu-ibu pemain Maroko.

Foto yang diunggah Hakimi sesaat setelah mengalahkan Belgia dalam matchday kedua fase grup.

Begitu pula foto ketika winger Maroko Sofiane Boufal mengajak ibunya berselebrasi di lapangan setelah bisa mengantarkan Singa Atlas –julukan Maroko– menyingkirkan Portugal dalam babak perempat final.

Pelatihnya, Walid Regragui, pun memboyong ibunya, Fatima, ke Qatar.

Sukses Maroko jadi tim ’’doa ibu’’ itu andil besar keputusan Federasi Sepak Bola Maroko (FMF) mengundang ibu-ibu para pemain datang ke Qatar.

Mereka pun menempatkan ibu-ibu pemain Maroko tersebut di tribun yang strategis dengan jaraknya hanya 100 meter dari lapangan!

Padahal, yang datang ke Qatar sebenarnya bukan hanya ibu-ibu dari pemain Maroko. Prancis yang jadi lawan Maroko dalam semifinal Piala Dunia 2022 juga akan didukung ibu-ibu dari penggawa Les Bleus –julukan timnas Prancis.

Seperti ibunda Adrien Rabiot, Veronique Rabiot, yang selalu duduk di tribun stadion ketika sang anak membela Prancis di Qatar. Termasuk di Al Bayt Stadium, Al Khor.

Begitu pula dengan Fayza Lamari, ibunda Kylian Mbappe.

Bedanya, Veronique atau Lamari tidak pernah diajak anak-anaknya berselebrasi merayakan tiap kemenangan Prancis di pinggir lapangan selama Piala Dunia 2022.

Tempat duduk mereka pun tidak lebih dekat dari lapangan ketimbang emak-emak dari Maroko itu.

Tetapi, doa ibu-ibu pemain Prancis sudah lebih lama terjadi di tribun stadion. Seperti Veronique yang selalu mendoakan yang terbaik untuk Adrien putranya. Sebagai agen Adrien, Veronique selalu berusaha mengarahkan karier putranya di klub atau timnas.

Ingat kan betapa sewotnya Veronique ketika entraineur Prancis Didier Deschamps tidak melirik putranya.

Veronique pun selalu ada saat karier Adrien berada di atas atau di bawah. Bisa dibilang, itulah gambaran nyata kasih ibu yang sepanjang masa.

Lalu, siapa yang akan menang? Daripada saya diprotes emak-emak yang sudah kadung menilai Maroko itu tim ’’doa ibu”, termasuk emaknya teman saya tadi.

Mungkin lebih cocoknya the real ’’doa ibu’’ yang akan memenangi Piala Dunia kali ini. Setuju, Mak?[Narendra Prasetya/JPG/jawapos.com]

  Editor : Hari Puspita
#Timnas Maroko #FIFA WORLD CUP 2022 #Piala Dunia 2022