Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Polemik Bola Porsenijar Denpasar, De Gadjah: Seharusnya Kadisdikpora Tegas dan  Tanggung Jawab

M.Ridwan • Sabtu, 15 April 2023 | 14:07 WIB
TULUS IKHLAS: Ketua Umum DPD Partai Gerindra Bali Made Muliawan Arya alias De Gadjah dalam sebuah konferensi pers dengan awak media di Renon menyikapi kontestasi calon pemimpin RI masa depan.
TULUS IKHLAS: Ketua Umum DPD Partai Gerindra Bali Made Muliawan Arya alias De Gadjah dalam sebuah konferensi pers dengan awak media di Renon menyikapi kontestasi calon pemimpin RI masa depan.
DENPASAR,radarbali.idPolemik pertandingan sepakbola  Porsenijar (Pekan olahraga Seni dan Pelajar)  Kota Denpasar  antara tim SMPN 9 Denpasar dan SMPN 7 Denpasar masih berlanjut.  Hingga saat ini belum mencapai titik temu atau solusi. Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Made Muliawan Arya menyoroti persoalan ini dikarenakan juga banyak orang tua siswa mengadu langsung ke De Gadjah-sapaan akrab Made Muliawan Arya.

De Gadjah meminta Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar untuk bersikap tegas dan bertanggung jawab. Dari informasi yang didapat De Gadjah, hingga kini Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar masih tetap memenangkan tim sepakbola SMPN 9 Denpasar walau melanggar aturan main yang telah disepakati bersama.

"Dari informasi yang saya dapat, ini semua akibat Pak Kadis (Kepala Disdikpora Kota Denpasar AA Gde Wiratama) yang mengambil kebijakan, dimana kebijakan itu adalah hal yang salah. Entah bagaimana Pak Kadis mengambil kebijakan yang melanggar aturan yang telah ditetapkan,"ujar De Gadjah.

Pria yang juga Ketua Pertina Bali ini terus berusaha menghubungi Kadisdikpora Denpasar untuk mencari solusi. Sayangnya, belum menemui titik temu. Menurut De Gadjah, Kadisdikpora mengaku memiliki data dan De Gadjah juga punya data di  lapangan.

"Beliau ini kan Kepala Dinas Pendidikan dan olahraga, pembina adik-adik ini, beliau yang menentukan bagaimana adik-adik ini tumbuh besar dan menjadi atlet yang benar-benar disiplin dan bisa mengharumkan nama Bali dan Indonesia di masa mendatang,"sindirnya.

De Gadjah meminta Kadisdikpora Denpasar bersikap tegas dan bijaksana agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan mengganggu mental para siswa yang menjadi korban kebijakan yang salah serta melanggar aturan.

"Sekarang ada masalah seperti ini harusnya dia (Kadisdikpora) tegas, kalau ada kesalahan ya akui kesalahan, harus ambil keputusan. Jika dari kecil tidak disiplin, dimudahkan begitu, yang kalah dimenangkan, yang menang dikalahkan, dimana letak keadilan ini. Bagaimana jadinya olahraga Bali nanti,"tegas De gadjah.

Seperti diketahui kegaduhan ini  bermula saat SMPN 9 dinyatakan kalah WO atas lawannya SMPN 7 Denpasar, saat bertemu pada laga hari Minggu (9/4) di Lapangan Arga Soka Pegok. Waktu itu tim SMPN 9 dikenakan sanksi karena tidak membawa data administrasi para pemain secara lengkap.

Sesuai aturan yang disepakati dalam rapat teknis panitia kemudian memberi kemenangan kepada tim SMPN 7 Denpasar dengan skor 3-0 alias menang WO.

Namun keesokan harinya pada Senin (10/4) tim SMPN 7 diminta bertanding ulang dengan SMPN 9 dengan alasan yang tak jelas. SMPN 7 menolak karena merasa sudah menang dan mengikuti semua aturan yang telah disepakati.

Pihak Disdikpora Denpasar kemudian melakukan undian paksa dan dimenangkan oleh tim SMPN 9 Denpasar. Keputusan ini kemudian menuai kontroversi dan menimbulkan kegaduhan di tengah pelaksanaan Porsenijar. (feb/rid) Editor : M.Ridwan
#Polemik hasil bola porsenijar #Made Muliawan Arya #Posenijar Kota Denpasar #Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar #De Gadjah