NUSA DUA, radarbali.id – Untuk tahun kedua, Indonesia kembali mendapat giliran tuan rumah even internasional MotoGP Mandalika, di Lombok Tengah NTB, 13-15 Oktober 2023.
Guna memberikan support kenyamanan akses internet, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memberikan dukungan penuh dengan penyediaan infrastruktur dan layanan telekomunikasi terbaik di arena para raja balap dunia ini.
Direktur Network & IT Solution Telkom, Herlan Wijanarko mengatakan, tim Telkom sudah melakukan gladi bersih di sirkuit Mandalika dengan menurunkan 190 personil.
"Sejauh ini persiapannya sudah bagus. Untuk Mandalika kita tidak boleh meremehkan meskipun kita telah siap sejak awal. Infrastruktur dan layanan kita semua disiapkan di sana termasuk cyber security dengan resiliensi maksimum. Jadi, semua kita sudah cek dan persiapan sudah cukup bagus," kata Herlan, di Kantor STO Telkom di Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu (11/10/2023) sore.
"Untuk personilnya ada 190 orang. Dan, kita akan maksimal juga dalam acara itu, kita pantau terus dan posko kita siaga 24 jam untuk memastikan layanan Telkom Grup," tegasnya.
Sementara, untuk yang dievaluasi adalah layanan infrastruktur streaming super cepat yang diperkuat, karena mengaca pada MotoGP seri Mandalika 2022 lalu, karena banyak penonton yang hadir di sirkuit Mandalika juga menonton lewat gadget-nya.
"Kita belajar, bahwa di event MotoGP itu perilaku customernya khas. Ternyata penonton yang di sana itu di samping menonton di sirkuit tapi dia lebih menonton di gadget-nya secara streaming.
"Yang kita siapkan tentu dengan kita memahami perilaku para penonton di sana. Jadi, kita siapkan bandwidth yang cukup baik dan itu BTS (Base Transceiver Station) yang mengcover seluruh event itu maupun untuk WiFi," imbuhnya.
Sementara, untuk total kapasitas layanan yang Telkom sediakan di venue mencapai 40 Gbps atau 40 Gigabit dengan full 5G dengan 41 access point (AP) Wifi dan 54 BTS.
"Untuk kapasitas layanan di MotoGP disiapkan lebih dari cukup dan traffic-nya tidak akan lebih separo kapasitas yang telah disiapkan dengan resilensi yang juga sangat aman," ujarnya.
"Untuk kapasitas 40 Gigabit. Dan nanti trafficnya di puncaknya maksimum sampai separuh. Untuk WiFi kita punya access point sebanyak 41 (titik) dengan jumlah BTS (ada) 54 dan beberapa BTS combat dan full 5G," pungkasnya. ***
Editor : M.Ridwan