KEROBOKAN, Radar Bali - Perebutan tiket menuju babak fantastic four alias semifinal dalam ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2023 Bali Series di GOR Purna Krida, Kerobokan, Rabu kemarin (1/11) berjalan begitu sengit.
Seperti dalam pertandingan antara tim putra SMAN 1 Kuta Utara (Sakura) melawan SMAN 2 Semarapura (Smadara) yang berakhir dengan kemenangan Smadara dengan skor 36-29.
Hasil ini membawa cowok Smadara sukses revans (balas dendam) atas Sakura, sekaligus mengukir sejarah, lolos ke babak semifinal DBL Bali sejak 2009!
Raditya, kapten Tim Smadara usai pertandingan begitu emosional menyambut kemenangan ini. Sebab, baginya kemenangan ini adalah "balas dendam" DBL tahun lalu.
"Hari ini kami bisa "balas dendam". DBL tahun lalu di babak delapan besar, kami dipulangkan oleh Sakura, tapi hari ini kami berhasil memulangkan mereka di babak yang sama," ujarnya.
Pemain bernomor punggung 7 ini pun mengaku ia dan rekan-rekannya sudah memiliki semangat membara ketika kumpul di sekolahnya sebelumnya berangkat ke lokasi pertandingan.
"Di sekolah, kami sudah menanamkan semangat tinggi kalau anggap partai ini adalah partai final. Jadi kami main full out, lakukan defense dengan ngotot sehingga membuat lawan panik," ungkapnya.
Meski begitu, Sakura sejatinya bukan lawan yang mudah. Gemuruh suporternya di lapangan membuat semangat mereka juga berkorbar. Namun sayangnya, miss komunikasi kerap dilakukan para pemainnya. Banyak celah kosong saat defense.
Begitu juga memanfaatkan peluang di depan jaring tak berhasil di eksekusi dengan baik untuk menjadi angka.
Selain laga Sakura vs Smadara, SMA Dyatmika Denpasar juga membuka laga Big 8 kemarin dengan mengumpulkan angka 40 saat melawan SMAN 1 Tabanan yang hanya mengumpulkan angka 11.
Langkah anak-anak Smasta pun harus berhenti di delapan besar dan Dyatmika melaju ke semifinal.
JB School Beri Pesan Kebebasan Berekspresi
PENAMPILAN koreo anak-anak SMA Jembatan Budaya di ajang DBL Dance Competition Rabu (1/11/2023) benar-benar memecah suasana ketegangan babak Big 8.
Menggunakan kostum berwarna pink, mereka memainkan tema tentang sebuah film yang sempat viral, yakni berjudul Wednesday.
Diketahui, Wednesday merupakan serial terbaru yang mengisahkan Wednesday Addams, karakter fiksi The Addams Family, yang dibintangi Jenna Ortega dan diarahkan sutradara Tim Burton.
"Ada karakter yang bernama Enid. Kami juga memainkan itu," ujar Amanda, salah satu dancer SMA Jembatan Budaya saat ditemui kemarin.
Bagi Amanda, serial film ini memiliki banyak karakter yang menarik. Sehingga gadis yang duduk di kelas 12 ini bersama rekan-rekannya ingin memberikan pesan tentang narasi positif terkait kebebasan untuk berekspresi bagi anak muda jaman sekarang. (ara)
Editor : Rosihan Anwar