NEGARA, Radar Bali.id - Rencana pembangunan pacuan kuda di wilayah kawasan hutan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Barat, Kecamatan Melaya, mendapat dukungan dari Bupati Jembrana I Nengah Tamba.
Karena pembangunan pacuan kuda atau polo ini bisa meningkatkan nilai Jembrana di dunia pariwisata. Terlebih, pihak yang akan membangun pacuan kuda, juga untuk mengembangkan olahraga berkuda di Indonesia.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, rencana pembangunan arena pacuan kuda tersebut sudah dimulai sejak tahun 2023 lalu.
Bahkan pengelola sudah mendapat Surat Keputusan (SK) Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH).
"Selama pembangunan oleh pihak swasta untuk kemajuan Jembrana, pasti kami dukung," ungkapnya, Selasa (30/4/2024).
Menurutnya, komitmen sejak awal menjadi Bupati Jembrana, memberikan karpet merah kepada investor untuk berinvestasi di Jembrana. Karena dengan banyaknya investor yang datang, maka akan menambah lapangan pekerjaan untuk masyarakat Jembrana.
Apalagi investasi bidang pariwisata dan akomodasinya, seperti rencana pembangunan pacuan kuda ini. Dengan fasilitas pacuan kuda dan penunjang yang nantinya akan dibangun, optimis bisa meningkat daya saing Jembrana di dunia pariwisata.
Sehingga pariwisata tidak hanya Bali Selatan yang banyak dikunjungi wisatawan, tetapi Jembrana dengan adanya pacuan kuda akan ada nilai tambah pariwisata dan menarik kunjungan wisatawan ke Jembrana.
Bahkan dengan adanya arena pacuan kuda, nilai lebih bagi Jembrana. Mengingat, olahraga polo ini merupakan olahraga yang banyak digemari semua kalangan, terutama kalangan ekonomi kelas atas dari berbagai dunia.
"Saya pribadi dan atas nama masyarakat Jembrana sangat mendukung," ungkapnya.
Tidak hanya itu, sejumlah daerah di Indonesia juga memiliki tradisi berkuda yang masih bertahan. Sehingga dengan adanya pacuan kuda di Jembrana, bisa mengenalkan Jembrana sebagai satu-satunya daerah yang memiliki pacuan kuda bertaraf internasional.
"Pacuan kuda yang akan dibangun di Jembrana ini kesempatan emas bagi Jembrana. Saya bersyukur Jembrana dipilih untuk pembangunan pacuan kuda, semoga segera terlaksana. Sehingga bisa berdampak pada perekonomian masyarakat Jembrana," ungkapnya.
Bupati menambahkan, dalam sebuah kesempatan sudah sempat mengecek langsung lokasi yang akan dibangun. Bahkan, Hashim Djojohadikusumo, adik kandung Presiden terpilih Prabowo Subianto sudah datang ke Jembrana mengecek lokasi dan meminta Bupati Tamba untuk menentukan lokasi helipad atau tempat mendaratnya helikopter di sekitar pacuan.
"Saya sudah datang langsung cek lokasi. Pak Hasim minta juga menentukan lokasi yang tepat untuk dibuat helipad. Rencana ada dua helipad yang akan dibangun," terangnya.
Lahan yang akan dibangun pacuan kuda, merupakan kawasan hutan yang dikelola KPH Bali Barat. Lahan yang sudah diizinkan seluas 250 hektare dengan sistem sewa selama 60 tahun.
Pihak swasta yang akan membangun, dikabarkan jaringan perusahan milik Presiden Prabowo Subianto. Bahkan keponakannya Aryo PS Djojohadikusumo yang diperintahkan mengembangkan berkuda di Indonesia dengan lokasi di Bali. [*]
Editor : Hari Puspita