Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Laga Hidup Mati Rebut Tiket Final Championship Series Liga 1 2023/2024, Bali United Perang di Kandang Maung Bandung

I Wayan Widyantara • Sabtu, 18 Mei 2024 | 11:13 WIB
Gelandang serang Bali United M. Rashid (kanan) ditempel Marc Klok (Persib Bandung)  saat laga di training centre Bali United  di pantai Purnama 14 Mei 2024 lalu.
Gelandang serang Bali United M. Rashid (kanan) ditempel Marc Klok (Persib Bandung) saat laga di training centre Bali United di pantai Purnama 14 Mei 2024 lalu.

BANDUNG, radarbali.id - Laga hidup mati untuk memastikan diri melangkah ke final di babak Championship Series Liga 1 musim 2023/2024 harus dilalui  Bali United yang bertandang ke kandang Persib Bandung malam nanti. Kedua tim pun sudah mempersiapkan timnya setelah di leg pertama di Bali, mereka bermain imbang 1-1.

Pelatih Bali United, Stefano "Teco" Cugurra memastikan pertandingan akan berjalan seru. Dah tak menutup kemungkinan bisa saja banyak drama yang terjadi.

Untuk itu, Ia berharap kepemimpinan wasit nanti bisa membantu agar pertandingan berjalan dengan baik dan tidak mengambil keputusan-keputusan yang justru merugikan salah satu tim.

"Pasti pertandingan menarik lawan Persib Bandung. Dalam jarak pertandingan, kami lebih fokus recovery dari pemain agar bisa punya tenaga penuh lawan Persib. Kami mau menang dan Persib juga mau menang. Semoga wasit yang memimpin pertandingan sama wasit di VAR juga bisa adil, siapapun tim yang tampil lebih bagus bisa menang besok (hari ini)," ujarnya

Soal nantinya akan ada tekanan suporter, Teco enggan menganggapnya sebagai beban. Bahkan pelatih asal Brazil tersebut berharap para suporter Persib Bandung yang datang nanti bisa menikmati jalannya laga. 

"Sepak bola harusnya jadi hiburan buat supporter, jadi saya pikir supporter datang besok (hari ini) bisa menikmati pertandingan. Kami bermain normal saja, kami tidak main bertahan," janjinya.

Sedangkan untuk antisipasi jika pertandingan akan berakhir dengan babak adu pinalti, Teco sendiri mengaku sudah menyiapkan strategi khusus untuk penembakan jitu.

"Kami sudah tahu regulasi, bisa ke extratime. Kami sudah latih banyak (pinalti) dan  kami juga sudah catat pemain bisa diturunkan waktu ada pinalti," ujarnya.

Di sisi lain, Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak kali ini lebih percaya diri karena mendapatkan dukungan suporter. Selain itu, ia juga sudah menanamkan motivasi untuk apra pemainnya.

"Tentu pertandingan yang tidak mudah. Tiga kali (musim 2023/2024) kami bertemu, hasilnya tidak ada yang menang. Sekarang semua pemain tentunya termotivasi untuk bisa memenangkan pertandingan ini," ujarnya kemarin.

Bek Persib, Nick Kuippers juga mengatakan hal yang sama. "Pertandingan yang selalu sangat menarik dan kami bertemu dengan Bali United, tentu saja pertandingan tidak mudah. Leg pertama kami dapat melakukan beberapa peluang yang seharusnya bisa jadi gol dan untuk pertandingan kali ini setiap dapat peluang, kami berharap bisa menjadi gol," ujarnya.

Lalu bagaimana dengan mental pemain? "Semua pemain siap dalam pertandingan ini. Stadion akan kemungkinan penuh karena bebotoh bisa kembali dan kami pastikan besok (hari ini) adalah milik (kemenangan) kami," pungkasnya.***

Editor : M.Ridwan
#persib bandung #maung bandung #Laga Hidup Mati #Championship Series #serdadu tridatu #leg kedua #bali united #tiket final