DENPASAR, radarbali.id– Rencana Ketua PSSI, Erick Thohir untuk membentu Liga 4 mendapatkan sorotan dari Satya Wibhawa, pengamat sepak bola di Bali. Baginya, transformasi liga itu penting, namun harus dibangun dengan kualitas penyelenggara terlebih dahulu.
“Idenya bagus. Tetapi yang saat ini terpenting adalah membangun kualitas penyelenggara. Mulai dari manajemen jadwal pertandingan, peningkatan kualitas wasit hingga memperbaiki manajemen di tim Liga 1 yang masih amburadul,” tuturnya.
Data menyebut, sebanyak 18 klub Liga 1 dan 23 klub liga 2 mengajukan permintaan lisensi untuk musim 2023-2024 pada pertengahan tahun lalu. Hasilnya, hanya 9 klun dari 18 klub Liga 1 memenuhi dokumen untuk masuk sistem Club Licensing Administration System (CLAS).
“Hal seperti ini harusnya diperbaiki dulu sebelum berpikir hal yang jauh ke depan seperti membangun Liga 4. Tapi saya yakin jika niat baik, akan menghasilkan hal yang baik.
Semoga PSSI lebih dewasa dalam menyikapi hal ini, sebab Liga 1 sendiri sejatinya masih belum mendapatkan hati utama di pecinta sepak bola di Indonesia,” pungkasnya
Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan transformasi Liga Indonesia akan segera dilakukan. Tidak hanya perubahan manajerial dan pelaksanaan Liga yang dikelola PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Erick juga mendesak membentuk Liga 4 sebagai bentuk terobosan demi kemajuan sepak bola Indonesia.
Langkah untuk menggelar Liga 4 direncanakan untuk dua tahun ke depan akan menjadi terobosan guna meningkatkan mutu sepak bola Tanah Air. "Liga harus bisa bertransformasi. Ada yang salah jika liga kita sekarang nomor 28 di Asia dan nomor 6 di Asia Tenggara,” ujar Erick sebagaimana dikutip dari halaman Website PSSI pada Selasa (11/6).
“Jika liga 1 dan 2 harus bertransformasi, maka liga 3 dan 4 harus terus didorong dengan perbaikan manajemen liga. Oleh sebab itu saya minta seluruh stakeholder mendukung niat baik ini. Harus ada terobosan. Jika ada yang tidak mau, ya jangan salahkan jika tertinggal," sambungnya.
Saat ini kompetisi sepak bola Indonesia hanya ada di Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. Erick berencana Liga 4 juga untuk menaikkan terobosan di sepak bola Indonesia. Nantinya, akan ada penambahan kuota pemain asing menjadi delapan nama setiap klub Liga 1 2024/2025.
Tujuannya, agar klub-klub Liga 1 2024/2025 bisa bersaing di Asia sehingga mampu menjadi indikator kenaikan peringkat kompetisi Indonesia.***
Editor : M.Ridwan