Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Menunggu Juknis, Asprov PSSI Bali Andalkan APBD untuk Guliran Liga 4 Indonesia

I Wayan Widyantara • Selasa, 18 Juni 2024 | 03:59 WIB

 

NUNGGU JUKNIS: Ketua Asprov PSSI Bali, Ketut Suardana belum melakukan persiapan untuk guliran Liga 4
NUNGGU JUKNIS: Ketua Asprov PSSI Bali, Ketut Suardana belum melakukan persiapan untuk guliran Liga 4

DENPASAR, radarbali.id – Perbaikan jagat sepakbola tidak hanya dilakukan di Timnas Indonesia, tetapi juga harus digencarkan di daerah-daerah. Salah satunya adalah rencana untuk membangun Liga 4, sebagaimana yang disampaikan oleh pihak PSSI, melalui Ketua Umumnya, Erick Thohir.

Ketua Asprov PSSI Bali, Ketut Suardana pun belum melakukan persiapan terkait hal tersebut lantaran belum ada petunjuk dari PSSI pusat.

“Persiapan belum, karena kami belum mendapatkan detail, maunya seperti apa. Nanti kalau ada teknis dan yang lainnya turun, baru kami persiapkan,” ujarnya.

Pihaknya pun memberikan dukungan penuh terkait rencana tersebut, terlebih untuk anggarannya akan direncanakan menggunakan dana pemerintah melalui APBD. Ini artinya, akan meringankan pihak PSSI dalam hal pembiayaan untuk menggelar kompetisi baik Liga 3 maupun Liga 4 ke depan.

“Kalau itu (Liga 4) sudah kebijaksanaan pusat, ya kami harus mendukung. Apalagi akan ada keterlibatan pemerintahaan daerah melalui APBD agar membantu kompetisi baik itu Liga 3 maupun Liga 4. Kompetisi bukan klubnya ya,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan transformasi Liga Indonesia akan segera dilakukan.

Tidak hanya perubahan manajerial dan pelaksanaan Liga yang dikelola PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Erick juga mendesak membentuk Liga 4 sebagai bentuk terobosan demi kemajuan sepak bola Indonesia.

Langkah untuk menggelar Liga 4 direncanakan untuk dua tahun ke depan akan menjadi terobosan guna meningkatkan mutu sepak bola Tanah Air.

"Liga harus bisa bertransformasi. Ada yang salah jika liga kita sekarang nomor 28 di Asia dan nomor 6 di Asia Tenggara,” ujar Erick sebagaimana dikutip dari halaman Website PSSI pada Selasa (11/6/2024).

“Jika liga 1 dan 2 harus bertransformasi, maka liga 3 dan 4 harus terus didorong dengan perbaikan manajemen liga. Oleh sebab itu saya minta seluruh stakeholder mendukung niat baik ini. Harus ada terobosan. Jika ada yang tidak mau, ya jangan salahkan jika tertinggal," sambungnya.

Saat ini kompetisi sepak bola Indonesia hanya ada di Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. Erick berencana Liga 4 juga untuk menaikkan terobosan di sepak bola Indonesia. Nantinya, akan ada penambahan kuota pemain asing menjadi delapan nama setiap klub Liga 1 2024/2025.

Tujuannya, agar klub-klub Liga 1 2024/2025 bisa bersaing di Asia sehingga mampu menjadi indikator kenaikan peringkat kompetisi Indonesia.***

Editor : M.Ridwan
#liga 4 #Asprov PSSI #radarbali