DENPASAR, radarbali.id – Salah satu cabor andalan di PON Aceh dan Papua dari kontingen Bali nanti untuk meraih emas adalah dari cabor tinju. Untuk itu, para atlet pun saat ini sedang digenjot oleh para pelatihanya untuk latihan pagi dan sore.
“Saat ini atlet Pelatda tinju Bali sedang masa desentralisasi, tahap latihan pembentukan fisik untuk persiapan menuju TC. Kami fokus berlatih setiap pagi dan sore,” kata Bogie, pelatih Tinju untuk PON Aceh – Sumatera dari kontingen Bali nanti.
Tentu bukan hal yang mudah untuk mencapai emas di PON kali ini. Sebab, para pesaing juga memiliki kualitas para petinju yang mumpuni. Bogie menyebut, kontingen seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Sulawesi Utara dan NTT menjadi lawan yang kuat nantinya.
Namun bukan berarti peluang untuk meraih emas tertutup. Bogie pun yakin bisa membawa pulang emas dari kerja keras para atletnya di PON nanti. “Target kami dua emas. Astungkara,” ujarnya dengan tegas.
Sebagaimana diketahui, Bali sendiri meloloskan 12 petinju, termasuk atlet putri ke PON nanti. Target untuk mempertahankan tradisi untuk menyabet emas pun menjadi harga mati.
Terlebih, target capaian minimal 45 emas yang diminta KONI Bali dari seluruh cabor yang bertanding pun sudah ketok palu.
Ini artinya, tidak hanya cabor Tinju, cabor-cabor lain juga dituntut untuk bisa meraih emas. Sejumlah andalan baru, seperti Panjat Tebing, Kabaddi dan lainnya juga diprediksi bisa menjadi lumbung emas selain cabor lainnya yang sudah langganan, seperti kriket, atletik dan lainnya di ajang ini.***
Editor : M.Ridwan