GIANYAR,radarbali.id – Gairah sepak bola di usia muda kian meningkat. Terlebih juga diikuti dengan perkembangan Timnas Indonesia, terutama dalam pembinaan kian mendapatkan tempat di masyarakat.
Hal tersebut pun yang melatari Bali United menggelar turnamen Bali Seven (Bali7s) yang mempertandingkan kelompok umur 8 sampai 10 Tahun yang digelar di Sport Center Bali United, Gianyar, Bali.
“Semakin majunya Timnas, semakin banyak usia muda kita yang makin suka dengan sepak bola. Sehingga kami saat ini berani untuk melalukan turnamen Bali7s ini,” ujar Pieter Tanuri, bos dari Bali United, Sabtu (22/6/2024).
Hal yang sama juga dikatakan oleh Ketua umum PSSI Erick Thohir yang hadir ke Sport Center Bali United, Gianyar, Bali.
"Melihat antusiasme para pecinta sepakbola saat ini, Bali7 bisa menjadi turnamen sepakbola usia dini terbesar di Asia. Namun hal ini tentu perlu dukungan juga dari pemerintah. Mulai dari kemudahan sport visa, penyelenggaraan atau dukungan lainnya,” ujarnya kemarin.
“Kita jangan melihat turnamen ini hanya jangka pendek, namun harus jauh ke depan. Terutama dampaknya, baik untuk sepakbola nasional maupun kenaikan pariwisata di Indonesia," lanjut Erick.
Erick menambahkan PSSI siap memberikan dukungan penuh terselenggaranya turnamen sepak bola Bali7s dan berencana mengembangkan agar menjadi contoh turnamen sepakbola usia dini terbesar di Asia.
Menurutnya, kunjungan turis di Indonesia saat ini yang hanya mencapai 11 juta orang pertahun dan masih kalah jauh dari Thailand maupun Malaysia memerlukan dukungan dari berbagai sektor agar makin meningkat.
"Oleh karena itu, saya yakin turnamen ini akan bisa membantu mendongkrak pariwisata di Bali,” sebut Erick.
Sebagaimana diketahui, turnamen sepak bola tingkat ASEAN Bali7s digelar dengan beberapa kategori sejak Jumat (21/6) hingga Minggu (23/6).
Ajang ini diikuti 226 tim yang terdiri dari Indonesia 221 tim, Malaysia 1 tim, Filipina 1 tim, Thailand 3 tim dengan total peserta mencapai 3.600 peserta.***
Editor : M.Ridwan