SINGARAJA, radarbali.id - Komang Ayu Cahya Dewi, pebulutangkis asal Buleleng ini harus tunduk di babak semifinal di ajang Kaohsiung Master 2024 di Taiwan setelah menyerah mengalami cedera. Ia kalah melawan tuan rumah Wen Chi-Hsu. Padahal secara game, Komang Ayu bisa memenangkan laga tersebut.
Namun kabar buruknya lagi, Komang juga dipastikan tidak bisa memperkuat Kontingen Bali di ajang PON yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara nanti. Kepastian tersebut disampaikan oleh Ketua KONI Buleleng, Ketut Wiratmaja.
"Menurut Pak Ketum KONI Bali sih belum bisa gabung," ujarnya kemarin.
Baca Juga: Jerman Jadi Negara Pertama yang Dipastikan Lolos ke Babak 16 Besar Euro 2024
Komang Ayu sendiri sejatinya bisa menjadi andalan untuk bisa meraih emas di PON nanti untuk Bali. Seperi halnya Desak Rita dari cabor Panjat Tebing. "Kalau Desak Rita sendiri sepulang dari olimpiade masih bisa memperkuat Bali dan secara di atas kertas bisa menyumbangkan emas untuk Bali," sebutnya.
Komang Ayu sendiri tak bisa memperkuat Bali karena memang masih terikat karena masih dalam asuhan PB Djarum. Berbeda dengan di PON Papua sebelumnya, Komang bisa memperkuat Bali bahkan bisa mencatatkan sejarah untuk bisa lolos ke final membela Bali.
Sebagaimana diketahui, Komang Ayu Cahya Dewi, lahir pada tanggal 21 Oktober 2002 di Denpasar, Bali. Pada usia 14 tahun, ia bergabung dengan PB Djarum, salah satu klub bulutangkis ternama di Indonesia, pada tahun 2016.
Baca Juga: Terus Menyala, Santy Sastra Public Speaking Rayakan HUT ke-20 dengan Cara ini
Pada gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2020/2021, Komang Ayu Cahya Dewi menunjukkan performa yang mengesankan. Ia berhasil melaju ke partai final nomor tunggal putri dan menghadapi Saifi Rizka Nur Hidayah, wakil dari Jawa Barat.
Dengan prestasi yang telah diraih di usia muda, Komang Ayu Cahya Dewi memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu atlet bulutangkis profesional yang berprestasi di Indonesia.
Dukungan dari PB Djarum dan pengalaman bertanding di berbagai ajang internasional menjadi modal penting bagi karirnya di masa depan.***
Editor : M.Ridwan