SINGARAJA, Radar Bali.id -Sebanyak 10 orang petinju yang tergabung dalam Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Buleleng, mengikuti kejuaraan tinju di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Menariknya, Buleleng menjadi satu-satunya peserta dari luar daerah, lantaran kejuaraan tersebut hanya se-Jawa Timur.
Ketua Harian Pengurus Kabupaten (Pengkab) Pertina Buleleng, Putu Pasek Sujendra mengatakan bila ikut sertanya 10 atlet tinju Buleleng di kejuaraan tersebut, merupakan sebuah penghargaan besar.
Lantaran dunia tinju beserta atmosfernya di Buleleng, juga diperhitungkan oleh daerah lain. Apalagi, Buleleng menjadi satu-satunya peserta dari luar Pulau Jawa yang ikut dalam kejuaraan tinju se-Jawa Timur.
Pasek Sujendra menyebutkan, kejuaraan tersebut akan berlangsung pada tanggal 5-7 Juli nanti.
Namun pihaknya akan berangkat lebih dulu pada tanggal 3 Juli ke Kabupaten Bondowoso, yang tujuannya untuk berlatih tanding terlebih dahulu.
Ia menyebutkan, kejuaraan ini juga sebagai persiapan para atlet tinju menjelang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2025 mendatang.
“Tujuan ikut kejuaraan ini tentu untuk menambah jam terbang atlet, juga tambah pengalaman mereka. Karena bertanding dengan atlet dari daerah lain,” ujarnya ditemui pada Senin (1/7/2024) siang.
Pasek Sujendra mengungkapkan pihaknya tidak memasang target tinggi dalam kejuaraan tersebut.
Lantaran tujuan utama mereka memang untuk menambah pengalaman bertanding.
Meski begitu, setiap kans meraih juara dikembalikan pada semangat juang para petinju amatir Buleleng yang ikut dalam kejuaraan di Probolinggo nanti.
“Peluangnya fifty-fifty. Yang jelas kami cari pengalaman bertanding,” tandasnya.
Sementara itu, salah satu atlet tinju Buleleng yang ikut bertanding, Gede Daniel Satria Yasa mengungkapkan bila ia sudah sangat bersiap mengikuti kejuaraan di Probolinggo.
Meski belum dapat libur usai mengikuti Porjar 2024 lalu, tapi ia yakin program dari pelatih dapat membawa stamina dan daya tahan tubuhnya tetap terjaga.
“Saya bertanding di kelas 54 kg, untuk SMA putra. Kalau target, puji Tuhan saya usahakan dapat emas atau juara 1,” ujar peraih emas di cabor tinju Porjar 2024 itu.
Terpisah, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buleleng, Ketut Wiratmaja sangat mendukung upaya Pengkab Pertina Buleleng, dalam membentuk mental dan jiwa juang atletnya.
Apalagi, kejuaraan yang diikuti 10 petinju amatir Buleleng itu melawan atlet tinju dari luar Provinsi Bali. Tentu ini akan menjadi pengalaman dan ilmu berharga bagi para atlet Bali utara.
“Ini terobosan Pertina Buleleng untuk tingkatkan diri dan prestasi. Kedepan saya harap prestasinya juga terus diraih dan bisa meningkat,” singkat Wiratmaja. [*]
Editor : Hari Puspita