Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pelatda Bali Menuju PON Aceh - Sumatera Utara, KONI Bali Ambil Alih Karena Target ini

I Wayan Widyantara • Kamis, 11 Juli 2024 | 14:15 WIB
PANCANG TARGET: Suasana pembukaan Pelatda oleh KONI Bali 60 hari menuju PON Aceh - Sumetera Utara.
PANCANG TARGET: Suasana pembukaan Pelatda oleh KONI Bali 60 hari menuju PON Aceh - Sumetera Utara.

DENPASAR,radarbali.id – KONI Bali kini mengambil alih para atletnya dengan menggelar program sentralisasi menuju 60 hari sebelum berangkat ke PON di Aceh dan Sumatera Utara, Total sebanyak 549 atlet dari 49 cabor pun kemarin dikumpulkan dengan agenda pembukaan pemusatan latian daerah (Pelatda) di GOR Lila Bhuana, Rabu (10/7).

Pelatda tersebut juga didampingi oleh 188 pelatih dari 49 cabor dengan 60 displin olahraga  yang sudah lolos ke PON yang digelar pada awal September tahun ini tersebut. Sejumlah program latihan pun digelar seperti fisik, teknik hingga mental para atlet.

“Kami sudah siapkan dengan matang (sentralisasi) baik dari fasilitas latihan, hotel dan lainnya,” ujar Ketua KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan, Rabu (10/7/2024).

  Baca Juga: Buron Korupsi PNPM Tabanan Tertangkap di Lombok, Ternyata Ganti Nama dan Hapus Tahi Lalat

Dalam pelatda ini, para atlet latihan di Stadion Ngurah Rai, GOR Ngurah Rai, GOR Lila Buana, GOR Yuwana Mandala Tembau, Lapangan Tenis Ngurah Rai, Lapangan Renon, Lapangan Bajra Sandhi, Lapangan Lumintang, GOR Debes, Stadion Debes, Kolam Renang Tirta Arum Blahkiuh.

Selanjutnya bada di Renon Billiar Center Bali, GOR Aura, Lapangan Universitas Udayana, Lapangan Tembak Tohpati hingga Joger Kuta.

Untuk akomodasi atlet, KONI Bali membaginya menjadi tiga kluster, seperti di Denpasar dengan tujuh hotel dari 47 displin olahraga, luar kota Denpasar sebanyak 10 hotel dari 10 displin olahraga dan liar Bali ada tiga hotel dari tiga disiplin olahraga.

Meski mendapatkan anggaran yang minim, pihak KONI Bali berusaha memasang target dua kali lipat dari PON yang digelar di Papua sebelumnya. Sebagaimana diketahui, kontingen Bali saat PON di Papua meraih 28 emas dari 225 atlet yang dikirim. Kini, mereka mematok 45 emas dari 549 atlet yang dikirim.

Melihat target ini, pihak Pemprov Bali yang diwakili oleh I Made Sudarsana selalu Staf Ahli Gubernur Bali bidang pembangunan manusia dan kebudayaan hanya cengar-cengir saat disingung mengenai anggaran.

Bahkan, berdalih bukan tugasnya, karena Ia hanya hadir mewakili PJ Gubernur Bali yang tidak bisa hadir ke acara pembukaan Pelatda tersebut. “Terkait dengan anggaran, karena kami di staf ahli ya tidak bisa memberikan penjelasan. Tentu nanti yang berwenang berbicara itu,” ujarnya.

Begitu juga dengan bonus, Sudarsana juga belum bisa berkata banyak. “Pasti (ada bonus untuk atlet berprestasi). Hanya kami belum bisa memberikan gambaran angka, nilai atau wujudnya seperti apa,” ujarnya..

Namun yang jelas, Ia meminta para atlet untuk serius dalam mengikuti Pelatda ini agar nantinya bisa mengharumkan nama Bali di tingkat nasional. “Ini (Pelatda) buka sekadar persiapan teknis dan fisik tetapi juga menumbuhkan semangat juang dan mental juara para atlet,” tuturnya.

“Saya bangga dan yakin para atlet ini memilik tekad dan kuat ke kancah nasional untuk mewujudkan prestasi,” tutupnya sambari berharap target 45 emas bisa tercapai dalam PON yang akan digelar di Aceh dan Sumatera Utara tersebut.***

Editor : M.Ridwan
#KONI Bali #target medali #pelatda #sentralisasi #PON Aceh Sumatera Utara 2024