BADUNG, Radarbali.id – Klub Badung kembali menunjukkan tajinya saat mengikuti ajang KONI Badung Sport Tourism (KBST) Cabor Selam. Dalam kejuaraan yang berakhir pada Minggu (4/8) di Kolam Renang Tirta Harum Blahkiuh, Abiansemal, Badung, klub Singasari Bali Finswimming pun sukses dengan memperoleh 16 emas, 7 perak dan 1 perunggu.
Di posisi dua, diraih oleh klub Tirta Ening dengan meraih 11 emas, 4 perak dan 10 perunggu. Sedangkan di posisi ketiga diraih oleh Lotus Aquatic dengan 9 emas, 4 perak dan 4 perunggu. Penyelenggara pun mengklaim event ini sudah berlangsung dengan sukses dan lancar.
Hal tersebut disampaikan oleh Ida Bagus Gede Widnyana selaku Ketua Panitia Finswimming Series II. Ia menyebut, ada sedikit perbedaan dibanding tahun lalu, dimana tahun ini selam kategori laut diperlombakan lebih dulu, sedangkan untuk nomor kolam belakangan karena menyesuaikan dengan alam.
Baca Juga: Cek Fakta! Ketua KONI Badung Bongkar Ada Banyak Atlet Titipan di Bali, Pemicu Olahraga Tak Maju?
Khusus untuk nomor laut atau perairan terbuka, kegiatan dilangsungkan di Pantai Muaya Jimbaran, Rabu (31/7) dengan melibatkan 150 peserta. ”Dari segi jumlah peserta, tahun ini terjadi peningkatan, dimana total lebih dari 700 peserta yang mengikuti, sedang tahun lalu hanya 500 peserta saja,” ujarnya.
Disebutkan juga, ajang KBST selam diikuti dari berbagai daerah, termasuk ada satu negara yakni Malaysia yang mengirimkan atletnya. Terkait nomor yang dipertandingkan untuk kategori kolam, dikatakan terbagi dalam tujuh kelompok umur (KU), yakni kelompok umur A untuk usia 18 tahun ke atas, lahir 2006 dan sebelumnya.
Lalu kelompok umur B dengan atlet kelahiran tahun 2007 – 2008, kelompok umur C dengan atlet kelahiran tahun 2009 – 2010, kelompok umur D kelahiran tahun 2011 – 2012, kelompok umur E dengan kelahiran tahun 2013 – 2014, kelompok umur F kelahiran 2015 – 2016 dan kelompok umur G dengan tahun kelahiran 2017 – 2018.
Baca Juga: Josss! KABADDI Badung Kawinkan Gelar di KONI Badung Sport Tourism (KBST) 2024
Di sisi lain, Ketua KONI Badung Made Nariana mengapresiasi atas perhelatan kejuaraan Selam ini. Menurut dia, minat atlet untuk terlibat dalam ajang ini sangat tinggi. Hal ini terbukti karena peserta yang turut ambil bagian meningkat signifikan dari tahun sebelumnya, bahkan ada dari Malaysia.
Nariana juga menyebut kalau penyelenggaraan kali ini lebih baik dan tertata dan menilai POSSI Badung juga mengikuti saran. “Penyelenggaraan ini luar biasa. Kita apresiasi atas upaya Cabor dalam kegiatan ini. Memang hanya ada satu mancanegara yang ikut, tapi itu patut apresiasi juga,” sebut Nariana, yang juga mantan Ketua KONI Bali ini.
Untuk mengundang lebih keterlibatan dari atlet mancanegara memang harus dilakukan jauh-jauh hari. ”Kalau untuk keterlibatan dari luar negeri, surat itu harus dari 6 bulan sebelum event. Semoga ke depannya tidak mepet lagi sehingga Cabor bisa mendapat ruang yang lebih,” pungkasnya. ***
Editor : Made Dwija Putera