SUMUT, Radarbali.id – Tim kriket putri Bali yang diisi oleh 80 persen atlet Timnas gagal mempersembahkan emas pada final melawan tim kriket Sumut di nomor Super Sixes kemarin. Ini berarti tim kriket putri dari nomor tersebut meraih perak untuk Bali.
Dalam partai final, kedua tim bermain ketat dan solid. Namun, keberuntungan tidak berpihak kepada tim kriket Bali. Skor berakhir di mana Sumut 40/2, sementara Bali 39/4. ”Hanya dapat perak putri (tim kriket putri),” ujar Sekum Pengprov PCI Bali, I Nyoman Kariana Wirawan kemarin.
Sebelumnya, tim kriket putri Bali lolos ke babak final setelah mengalahkan tim kriket DKI Jakarta dengan skor DKI mendapatkan 19/5 sementara Bali meraih 20/0. Sebelumnya mereka juga tampil superior setelah mengalahkan tim seperti Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Papua.
Baca Juga: Kriket Badung Kawinkan Gelar di KBST 2024, Tahun Depan Tak Digelar karena Ini
Meski begitu, peluang untuk meraih emas masih terbuka. Bali dikatakan masih memiliki partai final di kelas T20. “Tanggal 6 ada final, Kami berharap bisa tembus emas pertama untuk Bali nantinya,” harapan Wirawan kemarin.
Namun tak dapat dielakkan jika belum meraih emas untuk kontingen Bali baik tim putra maupun di putri tentu membuat target memborong 8 medali emas dari total 10 nomor yang dipertandingkan jadi meleset.
Baca Juga: Duh, Berebut Lapangan, Jadwal Kriket Pra PON Dimundurkan
Hingga berita ini ditulis, secara umum Bali baru mendapatkan dua medali. Yakni medali perunggu di cabor aerosport dan perak di cabor kriket. Menunggu pecah telur untuk medali emas pun menjadi penantian KONI Bali untuk bisa mencapai total 45 emas yang ingin dicapai. ***
Editor : Made Dwija Putera