DENPASAR, Radarbali.id - Usai PON XXI 2024 di Aceh dan Sumatera Utara, kini KONI daerah di Bali bersiap menghadapi PORPROV Bali yang digelar pada tahun 2025 mendatang. Cara persiapannya pun berbeda-beda. Mulai dari persiapan anggaran hingga persiapan atlet.
Di Tabanan, KONI Tabanan mengawali dengan mengajukan anggaran hibah ke Pemkab Tabanan senilai Rp 16,2 miliar. Namun saat ini anggaran tersebut masih dibahas oleh pihak DPRD dan Pemkab Tabanan tentunya. Anggaran tersebut pun digunakan nantinya unik tahun 2025 mendatang, salah satunya tentu untuk ajang Porprov.
Di Gianyar, pihak KONI Gianyar pun menggelar tes fisik untuk atletnya. Hal ini penting, selain sebagai persiapan untuk mengikuti ajang dua tahunan seperti Porprov, juga untuk menguji kembali fisik para atletnya. Tentunya juga sebagai ajang evaluasi dan nantinya ditemukan atlet yang fisiknya jauh dari kata standar.
Sementara di Buleleng, belum melakukan persiapan. Namun secara perencanaan, sudah dilakukan. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua KONI Buleleng Ketut Wiratmaja saat dihubungi kemarin. ”Kalau persiapan, masih belum. Tapi ini masih on going (untuk perencanaan persiapan atlet),” ujarnya kemarin.
Sebagaimana diketahui, dalam Porprov Bali 2025 nanti, diikuti 49 cabang olahraga, Di mana 24 cabor dipertandingkan di Badung, 20 cabor di Denpasar dan sisanya di Tabanan, Bangli dan Karangasem.
KONI Buleleng sendiri berencana untuk menurunkan seluruh atletnya dalam setiap cabor yang ada. ”Kalau bisa semua cabor kami ikuti,” harap Wiratmaja. ***
Editor : Made Dwija Putera