DENPASAR, Radar Bali - Arema FC menjamu PSM Makassar di laga lanjutan pekan ke-23 Liga 1 2024/2025. Pertandingan berlangsung di Stadion Soepriadi, Blitar, mulai pukul 15.30 WIB.
Laga diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim berupaya menambah poin untuk memperbaiki peringkat klasemen.
Dalam lima pertemuan terakhir, Arema berhasil mengumpulkan 6 poin, sedangkan PSM Makassar menangguk 9 poin.
Arema memiliki keunggulan tampil di hadapan pendukungnya di "kandang". Sedangkan PSM Makassar bertandang dengan bekal kemenangan telak 3-0 atas Thanh Hoa di ASEAN Club Championship 2024/2025.
Formasi dan Strategi Arema FC (4-4-2)
Pelatih Ze Gomes akan kembali menerapkan strategi menyerang dengan skema 4-4-2 seperti yang dipertunjukkan saat menang melawan Bali United.
Skema ini mengandalkan kekuatan Arema di lini tengah dan tusukan langsung gawang.
Pertahanan
Kiper Lucas Frigeri serta dua bek tangguh Choi Bo-kyung dan Julian Guevara diandalkan menahan serangan cepat dan bertenaga PSM.
Lini tengah
Arkhan Fikri dan Pablo Oliveira diandalkan menjadi motor permainan serta mendistribusikan bola ke dua striker.
Bayu Setiawan dan Salim Tuharea sebagai duo winger bertugas menusuk sisi kiri dan kanan pertahanan PSM.
Kedua winger ini juga diandalkan sebagai goal getter di belakang kedua penyerang. Salim Tuharea dalam pertandingan melawan Bali United berhasil menyarangkan gol tunggal Arema.
Striker
Dalberto Luan dan Charles Lokolingoy sejauh ini mampu menjawab kepercayaan Ze Gomes dengan kekompakan dan penyelesaian akhir.
Formasi dan Strategi PSM Makassar (4-3-3)
Skema andalan Bernardo Tavares adalah 4-3-3 yang mengandalkan serangan cepat ke kubu pertahanan lawan.
PSM diyakini akan bermain dengan determinasi tinggi meski hanya memiliki waktu istirahat 4 hari setelah berjibaku dengan klub Vietnam di laga internasional.
Pertahanan
Victor Luiz dan Aloisio Neto akan menjadi kunci meredam serangan duo striker Arema. Sedangkan Syahrul Lasinari dan Abdul Rahman diandalkan untuk menahan gempuran pemain-pemain sayap Arema yang lincah.
Lini Tengah
Daisuke Sakai dan Latyr Fall adalah otak serangan PSM serta memberi umpan-umpan ke trisula PSM.
Akbar Tanjung diandalkan untuk menjadi palang pintu bagi agresivitas gelandang-gelandang Arema sebelum masuk ke lini pertahanan.
Lini Depan
Balotelli, Nermin Haljeta, dan Victor Dethan akan menjadi ujung tombak mematikan PSM.
Balotelli unggul dalam duel udara, sedangkan Haljeta dan Dethan dengan kekuatan fisik dan pergerakannya yang lincah mampu menebar ancaman bagi bek Arema.
Pro-Kontra
1. Menghadapi agresivitas gelandang PSM, Arema harus memaksimalkan potensi serangan balik yang cepat serta piawai memanfaatkan bola mati.
2. Arema memiliki waktu istirahat lebih panjang dibandingkan PSM.
3. PSM harus memaksimalkan babak pertama untuk menangguk gol untuk mengantisipasi faktor kelelahan skuad di babak kedua.
Dampak
Kedua tim berada di tengah klasemen dengan nilai yang sama. PSM berada di posisi 9 dan Arema persis di bawahnya.
Tim yang menang dalam pertandingan ini berpeluang meringsek ke peringkat 6 klasemen sementara. ***
Editor : Ibnu Yunianto