DENPASAR,radarbali.jawapos.com – Setelah mengumumkan daftar nama pemain yang turut membela Timnas Indonesia melawan Australia netizen justru dibikin heboh.
Menurut PSSI ada 30 nama pemain yang masuk dalam daftar Garuda Calling dan menyatakan siap membela Timnas.
Ada hal menarik dalam daftar nama tersebut yakni pemain langganan Shin Tae Yong dulu ada yang tidak masuk.
Berbedanya sudut pandang Shin Tae Yong dan Patrick Kluivert dalam menentukan pemain nampaknya bisa dimaklumi.
Patrick Kluivert memprioritaskan para pemain yang banyak memiliki menit bermain di club mereka.
Jika hal tersebut menjadi standar masuk dalam daftar Garuda calling maka empat pemain lokal ini bahkan menjadi tim inti dalam setiap pertandingan club.
Selain Elkan Baggott ada empat pemain lokal yang luput dari panggilan Patrick Kluivert kendati menit bermainnya sangat tinggi.
1. Asnawi Mangkualam
Netizen heran saat Asnawi tidak menerima panggilan dari Patrick Kluiver.
Pasalnya, dibanding dengan arahan Pratama yang sama-sama bermain di club Thailand, Asnawi jauh lebih aktif.
Asnawi menjadi bek andalan club Thai Port FC dan namanya tengah dieluh-eluhkan di Thailand.
Sementara Pratama Arahan ia kerap kali di cadangkan di clubnya namun Patrick Kluivert lebih memilih dirinya dibanding Asnawi.
2. Yakob Sayuri
Pada pertandingan terakhir kualifikasi piala dunia, Yakob Sayuri menjadi pemain yang paling mencuri perhatian penonton.
Kepiawaiannya menggiring bola dan memberi umpan dirasa telah pantas bermain di kelas dunia.
Bahkan ia saat ini menjadi pemain handal di Malut United dan kerap kali tampil fulltime sehingga bukan alasan menit bermain ia tak dipanggil Patrick Kluivert.
3. Malik Risaldi
Nama Malik Risaldi menuai sorotan saat debut pertamanya langsung di kualifikasi piala duania 2026 saat melawan Bahrain pada Oktober 2024 lalu.
Malik memberikan performa perdananya kala itu dan dinilai sangat bagus dan piawai oleh Shin Tae Yong.
Sayangnya, untuk Patrick Kluivert, kemampuannya belum memenuhi standar pelatih baru tersebut.
4. Witan Sulaiman
Yang paling disayangkan dari daftar nama pemain yang masuk dalam Garuda Calling adalah tidak adanya nama Witan Sulaiman.
Witan menjadi salah satu saksi kebangkitan Timnas Indonesia di zaman Shin Tae Yong.
Loyalitasnya pada Timnas Indonesia tak perlu diragukan lagi mengingat dirinya rela berdarah di lapangan demi kemenangan Timnas Indonesia.***
Editor : Desi Rabiati