DENPASAR,radarbali.jawapos.com – Setelah memenangi dua negara secara beruntun yakni Korea Selatan dan Yaman Timnas Indonesia U-17 kembali akan bermain melawan Afganistan.
Dalam dua laga sebelumnya Timnas Indonesia U-17 berhasil meraih enam poin sehingga membuatnya lolos ke Piala Dunia U-17 2025.
Ada pun jadwal melawan Afganistan jatuh pada 11 April 2025 di stadion King Abdullah Aran Saudi.
Dalam laga tersebut Garuda Muda diharapkan bisa menang untuk memperbanyak poin dan mengamantakn rangking klasemen grup C.
Prestasi yang diraih oleh Nova Arianto selaku coach yang mampu membawa U-17 lolos Piala Dunia 2025 tentunya diapresiasi banyak pihak.
Coach Nova Arianto menjadi satu-satunya pelatih lokal yang mampu membawa Timnas Garuda lolos piala dunia.
Pujian dan apresiasi terhadap Nova Arianto terus saja mengalir baik dari para supporter Timnas maupun petinggi dan pejabat negara.
Kemenangan beruntun Garuda muda tersebut patut diacungi jempol.
Berkat kerja sama tim dan pelatih yang baik dan latihan yang super Garuda Muda berhasil mencetak sejarah baru.
Sayangnya, kabar kurang mengenakkan datang dari statment pundit dan pengamat bola Bung Towel.
Towel lagi-lagi viral setelah meluapkan isi hatinya dan pendapatnya terkait kemenangan U-17 melawan Korea dan Yaman.
Dalam salah satu podcast ia menyebutkan bahwa kemenangan Timnas U-17 dinilai tidak berkesan.
Ucapannya tersebut dinilai netizen seakan meremehkan U-17 dan tidak menjadikan pencapaian Garuda Muda tersebut sebuah prestasi yang hebat.
Dalam kesempatan lainnya, Towel juga menyebutkan Nova Arianto adalah penganut paham Shin Tae Yong-isme sehingga tidak akan bisa memajukan sepak bola Indonesia.
Akibatnya, netizen yang geram dengan ucapannya tersebut kembali menyerbu akun Instagram miliknya.
Towel di geruduk netizen dan disuruh untuk diam agar tak menyudutkan timnas Indonesia lagi.
Pernyataan dan pendapat Towel selama ini dinilai sangat tak berdasar.
Ia disebut sebagai pengamat yang tak paham bola oleh netizen sehingga pengamatannya terkesan sembarangan.
“Ni orang GK phm bola Mlah dijadikan komentator, aneh,” tulis netizen.
“Brisik, bisa diam gak sih,” tulis yang lainnya.
Towel sendiri sering kali merasa tak penting untuk membalas bullian dan hujatan netizen.
Ia memilih untuk diam dan tak menanggapinya.***
Editor : Desi Rabiati