DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Olympian Desak Made Rita Kusuma Dewi absen membawa medali pada ajang piala dunia panjat tebing yang diselenggarakan International Federation of Sport Climbing (IFSC) di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Badung pada 2 - 4 Mei 2025.
Namun, atlet asal Buleleng ini tak ingin terpuruk. Ia siap menatap berbagai kejuaraan selanjutnya, terutama olimpiade tahun 2028 di Los Angeles.
Rasa kecewa Desak Rita tampak saat ditemui sela - sela partai final nomor Lead. Terlebih bertanding di kampung halamannya. Bahkan, berjiwa besar Desak Rita meminta maaf karena kurang maksimalnya penampilan di partai final kejuaraan itu.
”Saya ada kecewa. Belum dapat berikan yang terbaik ," katanya Minggu (4/5) malam.
Desak Rita menuturkan, ia sejatinya bertanding tanpa beban. Dari awal peforma sangat baik, sempat berada posisi terdepan saat itu.
Sayangnya, malang tak dapat ditolak, ada sedikit kesalahan membuat kakinya terpeleset pada bagian terakhir. Sehingga lawannya memanfaatkan kesalahan, melaju ke babak selanjutnya. "Saya hanya ingin menampilkan yang terbaik. Tapi, saya justru terpeleset," sebutnya.
Baca Juga: Persiapan Capai 80 Persen, 241 Jemaah Haji Kota Denpasar Akan Diberangkatkan ke Mekah Bulan Mei 2025
Kendati belum berhasil meraih medali, Desak Rita tidak ada beban lagi dan siap menatap berbagai laga ke depannya. Desak Rita masuk Pelatnas bersama dengan Kadek Adi Asih yang juga berasal dari Buleleng ini.
Manariknya, Desak Rita masih percaya diri (pede) menggapai Olimpiade Los Angles 2028 bersama Kadek Asih.
”Bangga atlet dari Bali yang masuk Pelatnas dan bareng - bareng berjuang dan targetnya berdua bisa ke Los Angles (Olimpiade)," imbuh peraih emas juara dunia IFSC 2023 di Bern, Swiss.
Baca Juga: Ridwan Kamil Diperiksa Polisi atas Kasus Lisa Mariana, Begini Tanggapannya Soal Hasil Tes DNA
Desak Rita sangat bangga dengan juniornya itu, meski Kadek Adi Asih baru bergabung, namun prestasinya gemilang sudah mencatatkan namanya pada kejuaraan dunia. Bagi Desak ini sejarah pada event dunia. Harapannya bisa jadi penyemangat bagi Kadek Asih untuk terus berlatih dan meraih prestasi gemilang ke depannya.
”Baru pertama tampil di kejuaraan dunia dan langsung dapat Perunggu,” puji Desak Rita.
Tak lupa Desak mengucapkan terima kasih atas dukungan dari pemerintah daerah. Bahkan, Pemkab Buleleng dan KONI Buleleng membawa banyak pendukung untuk menonton langsung.
”Semoga ke depannya saya bisa memberikan yang terbaik bagi Indonesia dan Bali pada khususnya," tandasnya.***
Editor : M.Ridwan