Timnas Gelar TC di Bali Jelang Bertemu China, Dua Pemain Ini Pasti Dicoret Patrick Kluivert
Dhian Harnia Patrawati• Rabu, 14 Mei 2025 | 22:46 WIB
Para pemain Timnas Indonesia
RADAR BALI - Tim Nasional Indonesia bersiap menghadapi dua pertandingan penentu di Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan menggelar pemusatan latihan (TC) di Bali.
Skuad Garuda dijadwalkan berkumpul mulai 26 Mei 2025 di Bali United Training Centre, Gianyar, untuk mematangkan persiapan jelang duel kontra China dan Jepang.
Kepastian lokasi dan waktu TC ini diungkapkan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Langkah ini diambil sebagai respons atas kebutuhan persiapan yang lebih optimal, mengingat jeda waktu yang terbatas sebelum pertandingan. "Di Bali tanggal 26 Mei kalau tidak salah," ujar Erick Thohir di Jakarta, Selasa (26/4/2025), menekankan pentingnya memaksimalkan waktu TC demi performa terbaik tim.
Rencana TC lebih awal ini juga disambut baik oleh para pemain, salah satunya gelandang andalan Thom Haye. Pengalaman menghadapi Australia dengan persiapan minim pada Maret lalu menjadi pelajaran berharga.
"Tentu itu lebih baik. Ketika pertandingan pertama melawan Australia, benar-benar seperti roller coaster. Semua pemain datang di waktu yang berbeda-beda," ungkap Haye melalui kanal YouTube pribadinya.
Dengan TC di Bali, Haye berharap tim memiliki lebih banyak waktu untuk membangun kekompakan sebelum menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 5 Juni 2025, dan kemudian bertandang ke markas Jepang di Panasonic Stadium pada 10 Juni 2025.
Erick Thohir pun mengisyaratkan partisipasi penuh para pemain yang dipanggil, termasuk mereka yang bermain di Eropa. "Kami berusaha merayu mereka mau liburan di mana, ya memang mereka ada yang sudah liburan di sana sini, ya memang rayuan Pulau Kelapanya maunya di Bali," candanya.
Suasana rileks di Bali diharapkan Thom Haye dapat memberikan dampak positif bagi persiapan tim. "Hal terpenting adalah kami mempunyai waktu lebih bersama. Tentunya itu juga menyenangkan, tapi di Bali akan sedikit lebih tenang, seperti fokus ke lapangan dan sedikit tenang di luar lapangan," katanya.
Namun, kabar kurang mengenakkan datang terkait susunan pemain yang akan diturunkan saat melawan China.
Dua pilar penting Timnas Indonesia, yakni kiper Maarten Paes dan gelandang serang Marselino Ferdinan.
Keduanya dipastikan absen dalam laga kandang tersebut akibat akumulasi kartu kuning. Marsel dan Maarten menerima kartu kuning saat pertandingan melawan Bahrain pada Maret lalu.
Absennya Maarten Paes tentu menjadi kehilangan besar di lini belakang. Kiper FC Dallas yang telah mencatatkan delapan penampilan bersama Timnas Indonesia ini selalu menjadi pilihan utama.
Kemungkinan besar, posisinya di bawah mistar gawang akan diisi oleh Emil Audero.
Sementara itu, Marselino Ferdinan merupakan motor serangan di lini tengah. Kreativitas dan kemampuan assist-nya, seperti yang terlihat saat memberikan umpan gol kemenangan atas Bahrain, akan sangat dirindukan.
Meskipun demikian, baik Paes maupun Ferdinan diperkirakan masih akan dipanggil untuk TC di Bali dan berpeluang tampil saat Timnas Indonesia bertandang ke Jepang.
China sendiri juga tengah mempersiapkan diri dengan serius di bawah arahan pelatih Branko Ivankovic. Mereka telah mengumumkan 28 nama pemain untuk TC jelang lawatan ke Jakarta.
Meskipun saat ini berada di dasar klasemen Grup C dengan enam poin, sama dengan Bahrain, Timnas Indonesia tidak boleh lengah.
Rekor pertemuan yang kurang baik dan ambisi China untuk meraih poin demi menjaga asa lolos ke babak selanjutnya menjadi ancaman nyata. Terlebih, China memiliki catatan positif saat bertemu Bahrain.
Pertandingan melawan China di SUGBK akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Timnas Indonesia.
Kemenangan atas Dragon Warrior akan sangat berarti dalam menjaga peluang lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. ***