SURAKARTA, Radar Bali.id - Perseden Denpasar kini menghadapi tantangan besar setelah berhasil menembus babak 8 besar Liga 4 Nasional.
Tim yang tergabung dalam Grup A ini akan berhadapan dengan tiga tim kuat lainnya: Persitara, Persebata, dan Tri Brata.
Pertandingan perdana mereka akan digelar sore ini, Selasa, 20 Mei, bertempat di Stadion Kotabarat Surakarta. Pada laga ini, Persiden Denpasar akan bertemu dengan Persitara, yang menjadi lawan pertama mereka di babak 8 besar.
Untuk mempersiapkan pertandingan penting ini, para pemain Perseden Denpasar telah menjalani latihan keras dan penuh disiplin. Kapten tim, Antha "Mucin" Wijaya, mengungkapkan bahwa persiapan tim sudah berlangsung dengan sangat baik.
”Persiapan tim sangat bagus, meski ada beberapa pemain yang harus absen karena akumulasi kartu," ujar Mucin ketika dihubungi oleh koran ini kemarin.
Kendati demikian, Mucin tetap optimistis bahwa timnya dapat memberikan penampilan terbaik meski harus menghadapi beberapa kendala.
Mengenai target tim, Mucin dengan tegas menyatakan ambisinya untuk membawa Perseden Denpasar hingga babak final. ”Ambisi kami sudah terlanjur basah. Kami tetap target bisa masuk final," ungkap kapten yang dikenal tegas ini.
Target tinggi untuk meraih gelar juara tentunya menjadi motivasi kuat bagi seluruh skuad Perseden Denpasar, apalagi setelah mereka berhasil melaju ke babak ini dengan hasil gemilang.
Sebelum mencapai babak 8 besar, Perseden Denpasar meraih kemenangan krusial dalam laga terakhir mereka di babak sebelumnya.
Pada Kamis, 15 Mei, mereka berhasil menundukkan Persema Malang dengan skor tipis 2-1 di Stadion UNS Surakarta, Jawa Tengah. Kemenangan tersebut memastikan tim ini naik kasta dan promosi ke Liga 3, sekaligus memantapkan langkah mereka menuju babak 8 besar Liga 4 Nasional.
Dengan persiapan matang dan semangat tinggi, Perseden Denpasar siap menghadapi pertandingan pertama mereka di babak 8 besar dan berjuang keras untuk mencapai tujuan utama mereka, yaitu menembus final Liga 4 Nasional.
Pertandingan ini dipastikan akan menjadi ujian berat bagi Laskar Catur Muka, namun ambisi dan tekad mereka untuk meraih kejayaan tetap membara. [*]
Editor : Hari Puspita