RADAR BALI - Persib Bandung secara resmi memperkenalkan empat amunisi terbarunya untuk memperkuat skuad Maung Bandung menjelang Liga 1 2025/2026.
Dua gelandang serang, William Marcilio dari Brasil dan Luciano Guaycochea dari Argentina, serta dua pemain bertahan, Alfeandra Dewangga dari Indonesia dan Julio Cesar dari Brasil, resmi bergabung dengan klub kebanggaan Jawa Barat ini.
Keempat pemain ini didatangkan atas rekomendasi langsung dari pelatih kepala Bojan Hodak.
Perkenalan keempat pemain ini dilakukan dengan cara yang unik dan modern. Selain melalui laman resmi klub, Persib menggunakan mobil videotron (mobitron) yang berkeliling kota Bandung, menyambangi sejumlah titik keramaian layaknya sebuah iklan komersial.
Sedangkan perkenalan Dewangga dan Julio Cesar dilakukan dengan menampikan keduanya di salah satu koran lokal.
Strategi ini, menurut Head of Communication Persib, Adhi Pratama, menunjukkan posisi Persib sebagai klub yang adaptif, kreatif, dan dekat dengan tren budaya populer, melanjutkan terobosan serupa yang pernah dilakukan untuk Saddil Ramdani dan Al Hamara Hehanussa.
William Marcilio: Familiar dengan Liga 1, Diharapkan Adaptasi Cepat
William Marcilio, gelandang berusia 28 tahun, bukan nama asing di kancah sepak bola Indonesia.
Musim lalu, ia tampil impresif bersama Arema FC dengan torehan 5 gol dan 7 assist dalam 19 pertandingan.
Kemampuannya dalam membaca permainan, mengatur tempo, dan menciptakan peluang menjadi alasan utama Bojan Hodak merekomendasikannya.
"William dipilih karena sesuai kebutuhan tim. Kami menargetkan performa maksimal di dua kompetisi musim ini, jadi adaptasi cepat jadi kunci," ujar Adhi Pratama.
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Adhitia Putra Herawan, menambahkan, "William kami proyeksikan sebagai pengganti Tyronne del Pino dan akan menempati posisi nomor 10 dalam struktur permainan Bojan Hodak."
William, yang lahir di Rio de Janeiro, Brasil pada 31 Agustus 1996, diharapkan mampu segera beradaptasi dengan atmosfer kompetisi Indonesia serta menyatu dengan karakter tim dan kultur Bobotoh yang penuh semangat.
Kedatangannya mencerminkan strategi Persib yang berbasis pada kebutuhan tim, data performa, dan visi permainan pelatih.
Luciano Guaycochea: Pengalaman Asia Tenggara dan Lulusan Boca Juniors
Sementara itu, Luciano "Lucho" Guaycochea, gelandang berusia 33 tahun, akan menjalani musim perdananya di Indonesia.
Ia datang dengan pengalaman matang setelah tiga tahun memperkuat Perak FC di Liga Super Malaysia.
Selama dua musim di sana, Lucho mencetak 15 gol, termasuk 11 gol pada musim lalu, sebuah catatan impresif untuk seorang gelandang serang.
"Ini kali pertama Lucho bermain di Indonesia, tapi kami optimistis dia akan cepat beradaptasi. Ia sudah terbiasa dengan atmosfer sepak bola Asia Tenggara," kata Adhi.
Yang menarik, Lucho mengawali karier sepak bola profesionalnya di klub legendaris Argentina, Boca Juniors, yang dikenal sebagai kawah candradimuka talenta terbaik Amerika Selatan.
Gaya bermainnya yang lugas, visi bermain yang tajam, serta kemampuan mencetak gol dari lini kedua menjadikannya rekrutan yang diharapkan membawa dampak positif.
"Kami paham bahwa adaptasi tetap dibutuhkan, apalagi ini kali pertama Lucho bermain di Indonesia. Namun, dengan pengalaman dan etos kerja yang ia tunjukkan di Malaysia, kami optimistis proses transisinya akan berjalan cepat," ujar Adhitia.
Kehadiran William dan Lucho menjadi bagian penting dari proyek taktis Bojan Hodak dalam membangun permainan Persib yang lebih fleksibel, agresif, dan adaptif.
Perkuat Lini Belakang: Dewangga dan Julio Cesar
Selain duo playmaker, Persib juga memperkuat lini pertahanan dengan mendatangkan Alfeandra Dewangga dan Julio Cesar. Keduanya diproyeksikan untuk memperkuat benteng pertahanan Maung Bandung.
Nama Alfeandra Dewangga tentu sudah tidak asing lagi bagi pecinta sepak bola Indonesia. Ia dikenal sebagai pemain muda serba bisa yang bermain untuk PSIS Semarang dan Timnas Indonesia.
Pemain berusia 23 tahun ini memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi, mulai dari gelandang bertahan, bek tengah, hingga bek kiri.
Kemampuan serbaguna ini menjadi nilai tambah tersendiri di mata pelatih Bojan Hodak, yang tengah menyusun kerangka regenerasi tim.
Selain itu, usia muda Dewangga dinilai sangat cocok untuk proyek jangka panjang Persib. Ia bisa menjadi andalan di masa kini dan aset penting di masa depan.
Sementara itu, nama Julio Cesar mencuat sebagai calon pengganti Nick Kuipers dan Gustavo Franca yang resmi hengkang dari Persib.
Julio merupakan bek tengah asal Brasil berusia 30 tahun yang memiliki pengalaman cukup matang di liga Amerika Selatan. Kehadirannya diharapkan mampu membawa soliditas dan pengalaman di lini belakang Persib.
Mereka akan menjadi bagian dari skuad Maung Bandung dalam perburuan prestasi di Piala Presiden, Asia Champions League (ACL) 2, dan Liga 1 2025/2026 yang dijadwalkan bergulir awal Agustus mendatang.
Dengan tambahan amunisi ini, Persib Bandung menegaskan keseriusannya untuk bersaing di Liga 1 musim depan.
Persib memperkuat kreativitas di lini tengah demi mempertahankan status sebagai juara bertahan.
Para pendukung kedua tim tentu menantikan aksi debut para pemain baru ini di lapangan hijau. ***
Editor : Ibnu Yunianto