Hubner, yang dikenal dengan gaya bermain keras dan tanpa kompromi, mengawali perjalanannya di akademi FC Den Bosch sebelum pindah ke Wolverhampton Wanderers pada 2020.
Selama di Inggris, ia berkembang pesat dan sempat dipinjamkan ke klub J1 League Jepang, Cerezo Osaka, pada awal 2024, di mana ia mencatatkan delapan penampilan.
Meskipun sempat berada dalam radar timnas Belanda (KNVB), Hubner mantap memilih untuk membela timnas Indonesia, negara asal ayahnya.
Dengan koleksi 20 penampilan di timnas, 15 di antaranya dicatatkan sepanjang tahun 2024, ia telah menjadi pilar tak tergantikan di jantung pertahanan Skuad Garuda.
Tren Pemain Naturalisasi di Luar Negeri
Langkah Hubner ke Fortuna Sittard menjadikannya satu dari beberapa pemain naturalisasi yang berhasil mengamankan kontrak dengan klub luar negeri menjelang musim kompetisi 2025/2026. Tren positif ini menunjukkan daya saing para pemain timnas di kancah internasional.
Sebelum Hubner, beberapa nama lain juga telah memastikan masa depan mereka di luar Indonesia:
-
Nathan Tjoe-A-On: Resmi bergabung dengan klub kasta kedua Belanda, Willem II, setelah kontraknya bersama Swansea City diputus.
-
Shayne Pattynama: Diikat oleh raksasa Thailand, Buriram United, setelah meninggalkan klub Belgia, KAS Eupen.
Situasi ini kontras dengan beberapa rekannya yang memilih berkarier di dalam negeri. Jens Raven (Bali United), Rafael Struick (Dewa United), dan Jordi Amat (Persija) telah berlabuh di klub-klub Liga 1 pada bursa transfer kali ini.
Sebelum kepastian ini, sejumlah pilar Timnas Garuda memang sempat berstatus free agent setelah kontrak mereka dengan klub sebelumnya berakhir.
Nama-nama seperti Hubner, Nathan, dan Pattynama sempat masuk dalam daftar tersebut sebelum akhirnya menemukan pelabuhan baru.
Kepastian karier para pemain ini menjadi angin segar bagi timnas Indonesia, karena menit bermain yang terjamin di level kompetitif akan menjaga kebugaran dan performa mereka untuk menghadapi agenda penting Skuad Garuda di masa mendatang. ***