RADAR BALI - Manchester United meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Bournemouth dalam laga pramusim Premier League Summer Series yang digelar di Soldier Field, Chicago.
Dalam pertandingan yang diwarnai hujan deras tersebut, Rasmus Hojlund dan Patrick Dorgu tampil gemilang, membuktikan mereka mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo yang absen.
Kemenangan ini menjadi yang kedua bagi United dalam tur Amerika mereka, setelah sebelumnya menaklukkan West Ham 2-1.
Jalannya Pertandingan
United langsung tancap gas sejak awal. Rasmus Hojlund membuka keunggulan saat laga baru berjalan delapan menit. Menerima umpan silang matang dari Patrick Dorgu di sisi kiri, penyerang Denmark itu berhasil menemukan ruang di kotak penalti dan mengarahkan sundulan akuratnya ke tiang jauh.
Dorgu, yang memberikan assist untuk gol pertama, terus menunjukkan performa impresifnya. Pada menit ke-25, pemain sayap kiri berusia 20 tahun ini menggandakan keunggulan. Memanfaatkan tendangan bebas cepat dari Mason Mount, Dorgu melepaskan tembakan mendatar untuk mencetak gol pertamanya bagi United.
Di babak kedua, dominasi United berlanjut. Pada menit ke-53, Amad Diallo berhasil menyambar bola di tengah kerumunan di dalam kotak penalti untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Pemain pengganti, Ethan Williams yang baru berusia 19 tahun, turut mencatatkan namanya di papan skor. Ia mencetak gol keempat United melalui sebuah penyelesaian akhir yang cerdas di dalam kotak penalti.
Satu-satunya noda bagi United datang di menit akhir ketika bek Matthijs de Ligt salah mengantisipasi umpan silang David Brooks yang berujung gol bunuh diri. Gol tersebut menggagalkan clean sheet yang seharusnya didapat oleh kiper Tom Heaton.
Pujian Khusus dari Ruben Amorim
Manajer Ruben Amorim memberikan pujian khusus kepada beberapa pemainnya, terutama Patrick Dorgu dan Rasmus Hojlund.
Mengenai Dorgu, Amorim berkata, "Ini impresif. Dia berusia 20 tahun. Dia terlihat semakin pantas berada di Manchester United, dan itu sulit dilakukan pada usia 20 tahun. Dia sangat kuat, tekniknya berkembang, dan dia bertahan serta menekan dengan sangat baik. Saya sangat terkesan dengan Patrick."
Amorim juga puas dengan kontribusi Hojlund yang lebih dari sekadar gol. "Bagi saya, ini lebih dari sekadar gol. Cara dia menghubungkan permainan saat ini, cara dia berjuang untuk bola... itu sangat penting bagi kami untuk bermain lebih baik. Jadi, dia melakukan pekerjaan yang sangat bagus," ujar Amorim di situs resmi klub.
Selain itu, sang manajer juga memuji perkembangan tim secara keseluruhan. "Saya pikir intensitasnya ada. Mereka sangat fokus. Kami menekan dengan tinggi. Saya pikir kami memperbaiki cara kami menguasai bola," jelasnya.
Amorim juga secara khusus merayakan gol Ethan Williams sebagai penghargaan atas kerja keras para pemain muda.
Persaingan di Lini Depan dan Penjaga Gawang
Performa impresif Hojlund datang di saat yang tepat. Gol ini menjadi pesan kuat di tengah kabar bahwa United tengah bernegosiasi untuk mendatangkan striker RB Leipzig, Benjamin Sesko, yang dihargai lebih dari 80 juta Euro. Hojlund, yang ingin bertahan di United, jelas menunjukkan kualitasnya dalam laga ini.
Di posisi penjaga gawang, absennya André Onana karena cedera hamstring memberi kesempatan bagi Tom Heaton untuk unjuk gigi. Kiper berusia 39 tahun itu tampil solid dengan dua penyelamatan gemilang, salah satunya penyelamatan insting luar biasa menggunakan kakinya untuk menggagalkan peluang Antoine Semenyo. ***
Editor : Ibnu Yunianto