DENPASAR, Radar Bali.id – Atlet dayung atau juga dikenal Stand Up Paddle (SUP) perwakilan Bali, Lukas Gallu Bekko, berhasil menyumbangkan dua medali perunggu untuk Provinsi Bali dalam ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII yang digelar di Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 30–31 Juli 2025.
Prestasi ini diraih pada nomor SUP Adventure dan SUP Challenge di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Nasional.
Lukas tampil sebagai satu-satunya wakil Bali di cabang olahraga Stand Up Paddle (SUP), didampingi pelatih Arie Sapta Supriatna yang juga bertindak sebagai perwakilan dari induk organisasi olahraga masyarakat (Inorga) SUP.
”KORMI Provinsi Bali mengirimkan satu atlet atas nama Lukas Gallu Bekko dan satu pelatih, saya sendiri, dari inorga SUP. Dari keikutsertaan ini, kami berhasil membawa pulang dua medali perunggu,” ujar Arie Sapta Supriatna saat diwawancarai usai kepulangan tim dari NTB.
Menurut Arie, perolehan medali ini merupakan capaian luar biasa mengingat keterbatasan anggaran dan minimnya persiapan menjelang kejuaraan.
”Kenapa kami hanya mengirim satu atlet? Karena memang anggarannya hanya diberikan untuk satu orang atlet dan satu orang pelatih,” jelasnya.
Ia mengakui bahwa tidak ada target khusus yang dibebankan kepada tim Bali dalam ajang kali ini, mengingat waktu dan sumber daya yang terbatas. Namun demikian, semangat dan usaha keras tetap menjadi kunci keberhasilan.
”Sebenarnya tidak ada target karena persiapan yang minimal, tetapi kami berusaha maksimal dan akhirnya meraih medali perunggu,” kata Arie.
Arie berharap prestasi ini bisa menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan perkembangan olahraga air, khususnya Stand Up Paddle, yang kini semakin populer di Bali dan berpotensi besar untuk mendulang prestasi di level nasional maupun internasional.
”Harapan kepada pemerintah agar lebih memperhatikan lagi olahraga SUP, mengingat olahraga ini sedang berkembang pesat di Bali dan sudah banyak meraih prestasi, baik pada ajang olahraga prestasi maupun olahraga masyarakat dan wisata,” ungkapnya.
Lukas Gallu Bekko sendiri bukan nama baru dalam dunia dayung Bali. Sebelumnya, ia juga sempat mengharumkan nama daerah dalam ajang olahraga prestasi saat tampil di PON XXI 2024 di Pantai Kapuk, Aceh Besar. Saat itu, Lukas berhasil masuk babak final dan meraih posisi keempat pada nomor SUP putra.
Keberhasilan Lukas di FORNAS VIII semakin menegaskan potensinya sebagai atlet andalan Bali dalam cabang olahraga air, terutama Stand Up Paddle yang menggabungkan kekuatan fisik, teknik, dan ketahanan dalam medan laut terbuka.
Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) merupakan ajang dua tahunan yang mempertemukan berbagai komunitas dan inorga dari seluruh Indonesia dalam semangat sportivitas dan kebugaran berbasis masyarakat. Tahun ini, NTB menjadi tuan rumah dengan berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan di lokasi-lokasi wisata unggulan, termasuk Gili Trawangan sebagai pusat perlombaan cabang SUP.
Dengan capaian ini, Bali kembali menunjukkan konsistensinya dalam membina atlet olahraga masyarakat yang tidak hanya berprestasi, namun juga mampu mengangkat potensi daerah sebagai destinasi sport tourism. [*]
Editor : Hari Puspita