Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Full Senyum Lawan Bram ‘The Killer’, De Gadjah: Kita Ladeni! Petinju Emas PON Tantang De Gadjah di No Drama Fight Reborn

Ni Kadek Novi Febriani • Minggu, 24 Agustus 2025 | 01:50 WIB
Press Conference dan Face Off No Drama Fight Reborn di Pamela, Denpasar, Jumat (22/8/2025).
Press Conference dan Face Off No Drama Fight Reborn di Pamela, Denpasar, Jumat (22/8/2025).

 

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Duel panas bakal tersaji dalam ajang No Drama Fight Reborn yang digelar Minggu, 24 Agustus 2025 di Sunset Beach Bar, Seminyak.

Ketua Pertina Bali sekaligus Dewan Penasihat Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) Pusat, Made Muliawan Arya alias De Gadjah, akan menghadapi petinju asal Ambon, Bram Hendra Betaubun, yang dikenal dengan julukan The Killer.

Dengan percaya diri, peraih medali emas pada PON Papua 2021 dan PON Aceh 2024 menargetkan bisa meng-KO lawannya hanya dalam dua ronde.

"Saya nonton live-nya De Gadjah seperti tinju profesional gitu saya penasaran yang saya hadapi legend Bali, makanya saya tantang itu," ujarnya dalam Press Conference dan Face Off di Pamela, Denpasar, Jumat (22/8/2025).

Bram menambahkan, dirinya siap memberikan bonus uang 200 USD jika De Gadjah mampu bertahan lebih dari dua ronde.

Sementara itu, De Gadjah mengaku hanya serius berlatih tinju selama tiga bulan terakhir. Meski telah berusia 44 tak takut melawan Bram yang jauh lebih muda.

"Kalau saya latihan dari lama latihan tapi memang kita hobi olah raga ya, tapi 3 bulan terakhir benar-benar disiksa coach Cornes, Coach Gung De, Coach Komang, tapi pagi kita latihan, siang urus masyarakat, sore urus partai, malam latihan lagi bukan hanya fisik tapi otak juga, tapi saya namanya ditantang ya kita ladeni, kita tampung," kata De Gadjah.

"Dia memang petinju PON tapi kalau hook saya lewat ga tahu juga kan," imbuhnya.

Ia pun menegaskan laga ini akan menjadi pertandingan terakhirnya. "Bagi saya setelah ini saya tidak mau bertanding ini terakhir dan kalau pun saya menang saya serahkan ke Bram biarkan Bram, kalau Bram yang menang silakan aja, tapi saya tidak mau bertanding lagi kasih saya membina dan fokus ke masyarakat," tegasnya.

Selain duel utama Bram vs De Gadjah, ajang ini juga menyuguhkan laga rematch panas antara Komang Wibisana alias Crazy Dog melawan Kupank Indrayana. Wibisana bahkan menegaskan akan mengalahkan Indrayana, jika tidak ia siap berjalan kaki dari Denpasar ke Buleleng.

"Kali ini tidak akan ada hoki," ucap Crazy Dog menyinggung pertemuan sebelumnya.

Total akan ada 14 pertandingan dalam No Drama Fight Reborn, termasuk partisipasi petinju dari luar daerah seperti Christian (Makassar) dan Sofian (Bekasi).

Promotor Alexander Fortuna memberikan apresiasi khusus kepada De Gadjah yang dinilainya konsisten membina atlet tinju di Bali.

"Kalian ga melihat, hanya di permukaannya, di tengah kesibukannya meng-handle yayasan, membiayai atlet-atlet banyak sekali bukan hanya Pertina dari luar daerah, dibawa ke sini, dibiayai latihan, diwadahi cuma ga diekspos aja. Jadi perjuangannya ini tulus untuk tinju Indonesia bukan hanya tinju Bali," ungkap Fortuna.

Berikut daftar nama-nama petinju di No Drama Fight Reborn

1. Febrian vs Ilham

2. Jaky vs Odi

3. Sofian vs Ferdinan

4. Lanang vs Elia

5. Ivadus vs Siebe

6. Eka vs Bruno

7. Anggito vs Pongek

8. Aldo vs Charlie

9. Zusovski vs Pangeran

10. Naufal vs Christian

11. Cupank vs Crazy Dog

12. Alvaro vs Vinsendius

13. Edo vs Bima

14. Bram vs De Gadjah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Rosihan Anwar