RADAR BALI - Timnas Indonesia U-23 akan menggelar pemusatan latihan (TC) di Surabaya mulai Senin (25/8) hingga Minggu (31/8) mendatang.
TC ini digelar sebagai persiapan menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 yang berlangsung pada 3–9 September di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
PSSI sampai berita ini diturunkan belum mengumumkan nama-nama pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan.
Meski demikian, sejumlah klub sudah mengumumkan panggilan resmi untuk pemainnya mengikuti pemusatan latihan.
Tiga pemain Bali United kembali mendapat kepercayaan untuk memperkuat Garuda Muda.
Mereka adalah Kadek Arel Priyatna, Rahmat Arjuna Reski, dan Jens Raven. Ketiganya sebelumnya sukses membantu Indonesia menjadi runner-up Piala AFF U-23 2025.
Struick Turun Gunung
Selain tiga pemain Bali United, nama lain yang dipanggil adalah Rafael Struick (Dewa United). Struick tidak masuk daftar timnas senior untuk FIFA Match Day September melawan Kuwait dan Lebanon, namun kembali dipercaya memperkuat skuad U-23.
Ini bukan pertama kalinya Struick memperkuat Garuda Muda. Pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 di Solo, ia mencetak gol dan assist, lalu menambah dua gol di putaran final Qatar, termasuk saat menyingkirkan Korea Selatan di perempat final.
Daftar Pemain yang Dipanggil
Sejumlah klub telah lebih dulu mengumumkan pemain mereka yang dipanggil PSSI:
-
Persija Jakarta: Dony Tri Pamungkas, Rayhan Hannan
-
Bhayangkara FC: Muhammad Ferarri, Frengky Missa
-
Persib Bandung: Robi Darwis, Kakang Rudianto
-
Persebaya Surabaya: Toni Firmansah, Mikael Tata
-
PSS Sleman: Dominikus Dion
-
Dewa United: Rafael Struick
-
Bali United: Kadek Arel, Rahmat Arjuna, Jens Raven
- PSIM Yogyakarta: Cahya Supriadi
Beberapa pemain yang sebelumnya memperkuat Timnas U-23 di Piala AFF U-23 2025 hingga kini belum diumumkan kembali bergabung dalam TC, di antaranya:
-
Muhammad Ardiansyah (PSM Makassar) – kiper utama di AFF U-23 2025
-
Daffa Fasya Sumawijaya (Borneo FC)
-
Muhammad Alfharezzi Buffon (Borneo FC)
-
Brandon Scheunemann (Arema FC)
-
Ahmad Maulana Syarif (Arema FC) – saat ini cedera
-
Yardan Yafi (Persita Tangerang)
-
Firman Juliansyah (Semen Padang)
-
Victor Dethan (PSM Makassar)
-
Althaf Indie Alrizky (Persis Solo)
-
Hokky Caraka (PSS Sleman)
Persoalan Regulasi U-23
Pemusatan latihan ini menimbulkan dilema bagi klub, karena regulasi Super League mewajibkan penggunaan pemain U-23.
Kompetisi Super League sendiri baru jeda untuk FIFA Matchday pada 31 Agustus, sehingga sejumlah pemain timnas tidak bisa bergabung sejak awal TC.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, serta pelatih Persebaya, Eduardo Perez, berharap PSSI memberi dispensasi bagi klub yang melepas pemainnya ke timnas.
“Ada beberapa klub yang menyurati saya soal bentroknya jadwal dengan TC. Tentu hal ini akan kami komunikasikan lebih baik agar semua berjalan sesuai timeline,” ujar Manajer Timnas Kombes Pol Sumardji.
Opsi yang sedang dibahas PSSI adalah menggugurkan kewajiban menurunkan pemain U-23 bagi klub yang melepas pemain, atau memulangkan pemain pada hari pertandingan.
Agenda Kualifikasi
Indonesia tergabung di Grup J bersama Korea Selatan, Makau, dan Laos. Babak kualifikasi akan digelar 3–9 September 2025 dengan jadwal:
-
3 September: Indonesia vs Laos
-
6 September: Indonesia vs Makau
-
9 September: Indonesia vs Korea Selatan
Indonesia akan menghadapi reuni spesial dengan mantan pelatih Shin Tae-yong, yang kini menangani Korea Selatan U-23.
Sebelas juara grup dan empat runner-up terbaik akan lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi, Januari mendatang. ***
Editor : Ibnu Yunianto