RADAR BALI - Klub kebanggaan Jawa Barat, PERSIB Bandung, secara resmi memperkenalkan gelandang Tim Nasional Indonesia, Thom Haye, sebagai rekrutan terbarunya untuk menghadapi musim kompetisi 2025/2026.
Pemain kelahiran Amsterdam, 9 Februari 1995 ini, diikat dengan kontrak berdurasi dua tahun dan akan segera bergabung dengan tim untuk persiapan Super League serta ajang AFC Champions League 2.
Kedatangan Thom Haye disambut dengan antusiasme tinggi oleh manajemen klub. Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyatakan bahwa perekrutan ini adalah langkah strategis untuk memperkuat dan menjaga keseimbangan lini tengah Maung Bandung.
"Wilujeng sumping Thom Haye. Kami percaya kualitas dan pengalamannya akan menjadi tambahan penting untuk ambisi PERSIB," ujar Adhitia.
Perekrutan "The Professor", julukan Haye, merupakan rekomendasi langsung dari pelatih kepala, Bojan Hodak.
Sang pelatih menilai karakter permainan Haye sangat sesuai dengan kebutuhan tim.
Pemantauan intensif telah dilakukan sejak Haye memperkuat Timnas Indonesia, didukung oleh rekam jejak panjangnya yang impresif di Eredivisie Belanda.
Dengan pengalaman lebih dari satu dekade di level tertinggi sepak bola Belanda bersama klub seperti AZ Alkmaar, Willem II, Heerenveen, hingga terakhir Almere City, Haye hadir bukan hanya sebagai kekuatan teknis, tetapi juga sebagai simbol ambisi besar PERSIB untuk bersaing di level domestik dan Asia.
Rekor Gaji dan Status Bebas Transfer
Salah satu aspek yang paling menarik dari transfer ini adalah status dan nilai kontrak Thom Haye.
Ia bergabung dengan PERSIB secara gratis atau bebas transfer setelah kontraknya dengan Almere City berakhir pada 1 Juli 2025.
Meski didatangkan tanpa biaya transfer, nilai pasar Haye menurut Transfermarkt ditaksir mencapai 1 juta euro atau sekitar Rp17 miliar.
Angka ini sontak menjadikannya sebagai salah satu pemain dengan valuasi pasar tertinggi di Super League 2025/2026.
Lebih lanjut, rumor mengenai gajinya beredar kencang. Disebut-sebut, Haye akan menerima bayaran yang fantastis, diperkirakan mencapai Rp9 miliar per tahun atau sekitar Rp750 juta per bulan.
Jika rumor ini benar, angka tersebut akan memecahkan rekor sebagai gaji termahal, tidak hanya di PERSIB tetapi juga di seluruh kompetisi Super League. Namun, perlu dicatat bahwa pihak klub tidak pernah merilis angka resmi terkait gaji pemain.
Eliano Reijnders Jadi Target Selanjutnya?
Setelah berhasil mengamankan tanda tangan Thom Haye, manuver transfer PERSIB tampaknya belum akan berhenti. Kini, perhatian tertuju pada gelandang potensial lainnya, Eliano Reijnders.
Menurut laporan media asal Belanda, ED.NL, nama Eliano Reijnders diminati oleh dua klub besar Indonesia, yaitu PERSIB Bandung dan Bali United.
Gelandang berusia 24 tahun yang merupakan saudara kandung dari pemain AC Milan, Tijjani Reijnders, ini dikabarkan tidak hadir dalam sesi latihan klubnya, PEC Zwolle.
Namun, proses untuk mendatangkannya dipastikan akan jauh lebih rumit. Berbeda dengan Haye, Eliano Reijnders masih terikat kontrak dengan PEC Zwolle hingga tahun 2027. Artinya, klub peminat harus menyiapkan dana transfer yang tidak sedikit untuk menebus jasanya.
Keberhasilan mendatangkan Thom Haye telah menjadi sinyal kuat dari keseriusan PERSIB membangun skuad juara. Kini, para Bobotoh menantikan apakah rumor mengenai Eliano Reijnders akan menyusul menjadi kenyataan. ***
Editor : Ibnu Yunianto