DENPASAR, Radar Bali.id – Tim Nasional Kabaddi Indonesia telah tiba di Penang, Malaysia, untuk bersaing di ajang Pra-SEA Games 2025 yang akan digelar pada 2-7 September.
Turnamen ini menjadi pemanasan penting menjelang SEA Games 2025 di Thailand pada Desember mendatang.
Sebanyak lima negara akan berpartisipasi, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Timor Leste.
Mereka akan memperebutkan enam medali emas dari tiga nomor pertandingan, yaitu three star, super five, dan standar kabaddi, untuk tim putra dan putri.
Dominasi Bali dalam Skuad Nasional
Timnas Kabaddi Indonesia telah menjalani pemusatan latihan nasional (TC) sejak April 2025 di Bali. Kontingen Bali mendominasi komposisi tim, khususnya dari Kabupaten Badung, yang menyumbang tujuh atlet dan dua pelatih. Dua pelatih asal Badung, I Putu Rega Padmawan dan I Gusti Ayu Putu Martini, dipercaya untuk menangani skuad Merah Putih.
Sekretaris Umum KONI Badung, I Made Sutama, menyampaikan apresiasinya. "Dominasi atlet dan pelatih Badung ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan olahraga kabaddi di wilayah kami. Kami berharap mereka bisa bermain maksimal dan meraih hasil terbaik," ujarnya.
Ajang Seleksi Akhir Menuju SEA Games
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (PB FOKSI), Maryoto Subekti, menegaskan bahwa Pra-SEA Games ini bukan hanya turnamen, tetapi juga bagian dari proses seleksi akhir.
"Partisipasi di sini tidak otomatis menjamin tempat di tim utama SEA Games," kata Maryoto. "Turnamen ini adalah uji coba strategis karena lawan yang dihadapi kemungkinan besar akan sama di Thailand nanti. Para atlet harus menunjukkan performa maksimal dan cermat dalam menerapkan taktik."
Dengan persiapan intensif dan dukungan penuh, Timnas Kabaddi Indonesia siap berjuang demi meraih prestasi gemilang. Hasil di Pra-SEA Games ini akan menjadi modal penting untuk tampil di SEA Games 2025 akhir tahun nanti.[*]
Editor : Hari Puspita