RADAR BALI - Manchester United akhirnya mengambil keputusan besar di bursa transfer. Kiper utama mereka, Andre Onana, resmi dipinjamkan ke klub Liga Turki, Trabzonspor, setelah posisinya di Old Trafford mulai tergeser.
Onana kehilangan tempat di tim utama sejak manajer Ruben Amorim lebih sering memberi kepercayaan kepada Altay Bayındır.
Situasi semakin sulit bagi kiper Kamerun itu setelah MU mendatangkan penjaga gawang muda asal Belgia, Senne Lammens, yang ditebus seharga 21 juta euro dari Royal Antwerp.
Onana Cari Kesempatan Baru
Beberapa pekan terakhir, nama Onana santer dikaitkan dengan Trabzonspor. Klub asal Turki itu tertarik meminjam Onana selama satu musim penuh tanpa opsi pembelian.
Jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano sudah mengumumkan status “here we go!” untuk kepindahan ini. Menurutnya, semua kontrak sudah diteken dan Onana dijadwalkan terbang ke Turki pekan depan.
Trabzonspor menargetkan bisa segera meresmikan transfer ini sebelum bursa Liga Turki ditutup pada 12 September. Jika tak ada kendala, Onana bisa langsung debut dalam laga besar melawan Fenerbahce pada 14 September mendatang.
Saat ini Trabzonspor berada di peringkat kedua klasemen Liga Turki dengan 10 poin dari 4 pertandingan, hanya terpaut dua angka dari Galatasaray di puncak.
Persaingan di Bawah Mistar MU
Kedatangan Lammens membuat persaingan kiper di MU semakin ketat. Kiper berusia 23 tahun itu sudah tampil empat kali musim ini dan kebobolan empat gol.
Rekam jejaknya di Belgia bersama Club Brugge juga cukup menjanjikan: 64 penampilan dengan 12 clean sheet.
Sementara itu, Bayındır memang masih dipercaya Amorim, tetapi performanya belum sepenuhnya meyakinkan. Sejak bergabung, ia baru mencatat 14 penampilan dan sudah kemasukan 24 gol.
Musim ini saja, dari tiga laga Premier League, Bayındır belum sekalipun mencatat clean sheet dan sudah kebobolan empat kali.
Meski sempat jadi pahlawan dalam adu penalti di FA Cup melawan Arsenal, Bayındır juga beberapa kali melakukan blunder, salah satunya saat MU kalah dari Newcastle dan saat melawan Arsenal bulan Agustus lalu.
Situasi Onana
Onana sendiri tidak lepas dari sorotan. Ia sempat membuat blunder pada laga pertama musim ini dan dianggap ikut bertanggung jawab saat MU tersingkir memalukan dari tim divisi empat, Grimsby Town, di Carabao Cup.
Dengan kondisi seperti ini, keputusan mencari menit bermain di luar Inggris menjadi pilihan realistis. Di Trabzonspor, Onana diharapkan bisa menemukan kembali performa terbaiknya sekaligus membantu tim bersaing ketat di papan atas Liga Turki.
Kepergian Onana menandai babak baru di sektor penjaga gawang Manchester United. Kini, Ruben Amorim hanya mengandalkan Bayındır dan Lammens sebagai dua opsi utama.
Namun, dengan performa Bayındır yang masih naik turun dan Lammens yang masih beradaptasi, Setan Merah perlu memastikan stabilitas di bawah mistar agar ambisi mereka musim ini tidak terganggu. ***
Editor : Ibnu Yunianto