RADAR BALI - Pertarungan sengit di pekan keenam Super League 2025/26 akan tersaji kala Persib Bandung bertandang ke markas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.
Laga yang dijadwalkan pada Senin, 22 September 2025, pukul 15.30 WIB ini diprediksi akan menjadi ujian berat bagi Maung Bandung.
Pasalnya, skuad asuhan Bojan Hodak harus menghadapi jadwal padat yang menguras fisik para pemain.
Penyerang Persib, Saddil Ramdani, mengakui tantangan berat akibat jadwal yang mepet.
Meski demikian, ia menegaskan timnya siap berjuang maksimal demi meraih kemenangan.
"Kami selalu menatap pertandingan dengan tiga poin. Apapun yang terjadi, kami akan berusaha sebaik mungkin untuk bisa mendapatkan tiga poin," tegas Saddil.
Ia menambahkan bahwa fokus tim saat ini adalah kekompakan dan hasil positif di setiap pertandingan, bukan hanya soal siapa yang mencetak gol atau memberikan assist.
Hal senada juga disampaikan oleh gelandang Thom Haye. Ia menyadari tantangan yang dihadapi Persib.
Terutama karena mereka harus berjuang keras dengan waktu persiapan yang hanya empat hari setelah berlaga di AFC Champions League Two melawan Lion City Sailors.
"Kami juga harus melakukan perjalanan (darat dari Bandung ke Malang)," kata Haye.
"Kami tetap berusaha untuk melakukan persiapan yang terbaik dan tentu saja kami melihat kemungkinan untuk meraih kemenangan."
Strategi dan Rotasi untuk Melawan Kelelahan
Pelatih Persib, Bojan Hodak, membenarkan bahwa timnya hanya memiliki waktu empat hari untuk mempersiapkan diri menghadapi Arema FC.
Ia menyadari laga ini tidak akan mudah, apalagi karena timnya dipastikan tanpa Marc Klok yang cedera dan Luciano Guaycochea yang terkena hukuman kartu merah.
Namun, Hodak tidak khawatir. Ia menegaskan bahwa seluruh pemainnya siap bertanding dan memberikan yang terbaik.
"Kami mempunyai 28 pemain dan saya pikir semua pemain siap untuk bertanding," ujarnya.
Untuk mengatasi kelelahan dan keterbatasan pemain, Hodak memberikan sinyal akan melakukan rotasi.
"Kami harus melihat siapa yang cedera, siapa yang tidak, dan siapa yang kelelahan. Jadi memang perlu ada beberapa perubahan," jelasnya.
Hodak menambahkan, ia tidak ingin menganggap remeh kekuatan Arema FC. Menurutnya, tim lawan memiliki pemain berkualitas yang berpotensi menyulitkan Persib.
Salah satu pemain yang patut diwaspadai para pemain Pangeran Biru adalah striker Arema Dalberto Luan Belo.
Pemain asal Brasil itu mencatatkan statistik mengerikan karena telah mencetak 7 gol dalam empat pertandingan terakhir.
Dalberto saat ini menjadi pemuncak top skorer Super League 2025/2026 dengan selisih tiga gol dari ujung tombak Malut United Ciro Alves yang mencetak 4 gol dalam enam pertandingan terakhir.
Arema Siap Berikan Perlawanan
Dari kubu tuan rumah, Arema FC juga tak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk meraih kemenangan.
Pelatih Marcos Santos mengatakan timnya telah melakukan persiapan yang bagus dan siap memberikan penampilan terbaik di hadapan pendukungnya sendiri.
"Ini adalah pertandingan besar. Kami ingin berusaha menang untuk membuat Aremania senang. Apalagi lawan yang kami hadapi sekarang adalah juara bertahan di liga," kata Santos.
Laga ini tidak hanya menjadi pertarungan gengsi, tetapi juga ujian bagi ketahanan fisik dan mental para pemain Persib.
Mampukah mereka mengatasi kelelahan dan merealisasikan target tiga poin di kandang Singo Edan? ***
Editor : Ibnu Yunianto