Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Borneo vs Persija Jakarta: Misi Bangkit Macan Kemayoran di Kandang Pesut Etam

Dhian Harnia Patrawati • Rabu, 24 September 2025 | 02:56 WIB
TEBUS KESALAHAN - Para pemain Persija berlatih di Persija Training Ground, Sawangan, Depok.
TEBUS KESALAHAN - Para pemain Persija berlatih di Persija Training Ground, Sawangan, Depok.

RADAR BALI - Kekalahan menyakitkan harus ditelan Persija Jakarta pada pekan keenam Super League 2025/2026.

Bertandang ke Parepare, Macan Kemayoran takluk 0-2 dari tuan rumah PSM Makassar (21/9/2025).

Meskipun demikian, pelatih Persija, Mauricio Souza, menegaskan hasil minor ini bukanlah tanda kerapuhan, melainkan panggilan untuk introspeksi dan bangkit.

Secara statistik, Persija sebenarnya tidak bermain buruk. Mereka menguasai bola hingga 76 persen dan melepaskan delapan tembakan.

Akurasi operan pun mencapai 84 persen, jauh lebih baik dari PSM yang hanya 63 persen.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal berbeda. Macan Kemayoran kesulitan mengonversi dominasi mereka menjadi gol.

Skema permainan yang diterapkan Mauricio kurang berjalan sesuai harapan.

"Ini baru awal musim, masih banyak yang akan terjadi," kata Mauricio. "Sekarang baru pekan keenam dari 34 pertandingan. Kami harus sadar diri apa yang harus kami lakukan."

Kekalahan dari PSM menjadi pukulan telak, tetapi di sisi lain juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen tim.

Bek andalan Persija, Jordi Amat, menegaskan pentingnya autokritik setelah hasil yang tidak sesuai harapan.

Menurutnya, performa yang ditunjukkan di Parepare bukanlah wujud permainan terbaik Persija.

"Kami tahu bahwa malam ini adalah pertandingan yang sangat sulit bagi kami sejak awal," ujar Jordi.

"Kami harus melakukan autokritik karena malam ini seharusnya bisa lebih baik. Kami harus melihat kesalahan seperti apa yang kami lakukan dan tampil lebih baik lagi ke depan."

Jordi juga mengakui kekuatan PSM yang bermain sangat solid dan menekan. "Mereka layak menang," katanya.

Pengakuan ini menunjukkan bahwa Persija menyadari ada banyak hal yang perlu diperbaiki untuk kembali ke jalur kemenangan.

Misi Bangkit di Kandang Pemimpin Klasemen

Kini, fokus Persija beralih ke pekan ketujuh. Ujian berat telah menanti, di mana mereka akan menghadapi pemuncak klasemen, Borneo FC, di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (28/9/2025) pukul 19.00 WIB.

Borneo FC, yang dijuluki Pesut Etam, tampil luar biasa di awal musim. Mereka menyapu bersih lima pertandingan dengan kemenangan.

Sektor pertahanan dan penyerangan Borneo sama kuat. Mereka mencetak sembilan gol dan hanya kebobolan dua kali.

Performa impresif ini ditunjukkan dengan kemenangan 1-0 atas PSBS Biak, Bhayangkara FC, dan Persis Solo, serta kemenangan 3-1 atas Persijap Jepara dan PSIM Yogyakarta.

PSIM sendiri dikenal sebagai "pembunuh raksasa" setelah mengalahkan Bali United, Malut United, dan Persebaya.

Meski menghadapi lawan yang superior, Persija tidak gentar. Dengan 11 poin dari enam laga, mereka duduk di posisi kedua klasemen, di bawah Borneo FC yang mengoleksi 15 poin.

Di belakang mereka, ada PSIM Yogyakarta dengan poin yang sama, Persib Bandung dengan 10 poin, dan Persebaya Surabaya dengan sembilan poin.

Laga melawan Borneo FC akan menjadi momentum bagi Persija untuk menjadikan kekalahan dari PSM sebagai motivasi.

Keinginan untuk kembali ke jalur kemenangan dan menempel ketat pemuncak klasemen menjadi misi utama.

Setelah meraih dua kemenangan (Dewa United 3-1, Persis Solo 3-0) dan dua hasil imbang (Bali United 1-1, Malut United 1-1) sebelum takluk dari PSM, Persija siap menjadikan Borneo FC pelampiasan untuk kembali menunjukkan taring mereka. ***

Editor : Ibnu Yunianto
#Jordi Amat #mauricio souza #borneo fc #klasemen #borneo vs persija #psm makassar #jadwal pertandingan #persija jakarta #the jak #pesut etam #Super League