RADAR BALI - Persis Solo akan menjamu Arema Malang di Stadion Manahan dalam pekan keenam Super League pada Minggu (28/9).
Kabar buruk bagi Laskar Sambernyawa, pengatur serangan Sho Yamamoto bakal absen dalam pertandingan tersebut.
PSSI pada Kamis (25/9) kemarin melarang eks Persebaya itu tampil membela klubnya sebanyak dua pertandingan. Sho juga diganjar denda Rp 10 juta rupiah.
Tindakan tegas itu diterapkan karena Sho kedapatan menginjak pemain Persijap Jepara dalam pertemuan kedua tim pada 13 September 2025.
Artinya, Sho juga bakal absen saat Persis melawat ke Stadion Brawijaya untuk menantang Persik Kediri pada 3 Oktober 2025.
PSSI berdalih hukuman tegas tersebut diberikan agar pemain tidak melakukan tindakan brutal di lapangan sehingga menimbulkan cedera serius.
Absennya Sho menambah keruwetan yang dihadapi Pelatih Persis Peter de Roo.
Tim kesayangan Pasoepati tersebut terpuruk di dasar klasemen karena baru sekali menang, namun sudah empat kali kalah dan sekali bermain imbang.
Persis terlalu mudah kebobolan di akhir pertandingan, termasuk gol di menit tambahan saat melawan Borneo FC pekan lalu.
Sedangkan saat melawan Persijap Jepara, Persis dipaksa menelan pil pahit karena mendapatkan hubuman penalti di menit 90+3,
Peluang itu dituntaskan dengan baik oleh Sudi Abdallah dengan skor akhir 2-1.
Menghadapi Arema yang pekan lalu kalah memalukan 1-2 melawan 10 pemain Persib Bandung, Persis Solo harus mempersiapkan diri lebih baik agar tidak menjadi pelampiasan.
Apalagi, sejarah tidak berpihak pada Persis. Dalam tujuh pertemuan kedua tim, Arema belum pernah kalah.
Empat kali Singo Edan mencetak kemenangan dan tiga kali kedua tim terpaksa bermain imbang.
Persis yang telah kebobolan 10 gol dalam lima pertandingan terakhir patut mewaspadai penyerang Arema FC Dalberto Luan Belo.
Pemain Brasil itu telah mencetak tujuh gol dari lima pertandingan Arema.
Jumlah itu membuat mantan striker Madura United itu menjadi top skorer Super League 2025 2026. ***
Editor : Ibnu Yunianto