RADAR BALI - Persib Bandung akan menghadapi tantangan berat saat melawat ke markas Bangkok United pada laga kedua Grup G AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/26.
Pertandingan yang digelar di Stadion BG Pathum Thani, Thailand, Rabu, 1 Oktober 2025, pukul 19.15 WIB ini menjadi krusial bagi Persib untuk menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.
Meskipun Bangkok United dikenal sebagai tim yang kuat, ada beberapa celah yang bisa dimanfaatkan Persib.
Frans Putros, bek Persib yang pernah bermain tiga musim di Liga Thailand, memberikan beberapa bocoran penting.
Kekuatan Bangkok United: Penguasaan Bola dan Pengenalan Lapangan
Menurut Putros, kekuatan utama Bangkok United terletak pada permainan kolektif yang terorganisir, bukan hanya bertumpu pada satu atau dua pemain.
Mereka cenderung mendominasi penguasaan bola dan memiliki kedalaman skuad yang luar biasa.
"Kekuatan mereka ada pada tim secara keseluruhan. Pertandingan akan berjalan dengan cukup sulit," ujar Putros.
Hal ini terbukti dari catatan enam pertandingan terakhir Bangkok United, di mana mereka berhasil mencetak banyak gol.
Kemenangan tandang 4-2 atas Selangor FC di laga perdana ACL Two menjadi bukti nyata ketajaman lini serang mereka.
Bangkok United memiliki trio penyerang mematikan:
Richairo Zivkovic: Striker asal Belanda ini menjadi ancaman terbesar dengan postur tinggi dan naluri mencetak gol yang tajam. Ia telah mencetak 16 gol dalam 33 pertandingan.
Seia Kunori: Pemain sayap asal Jepang yang dijuluki "Kapten Tsubasa" ini mencetak 3 gol dan 1 asis dalam enam pertandingan terakhir.
Mahmoud Eid: Mantan pemain Persebaya ini dikenal dengan kecepatan dan kemampuan dribbling yang berbahaya dari sisi sayap.
Selain itu, Persib juga harus mewaspadai senjata rahasia bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan.
Meskipun belum pasti menjadi starter, lemparan ke dalam jarak jauhnya bisa menciptakan peluang gol dari situasi set-piece.
Celah yang Bisa Dieksploitasi Persib
Meskipun tangguh, Putros menyebut Bangkok United tetap memiliki kelemahan yang sudah diketahui oleh pelatih Persib, Bojan Hodak.
"Tetapi, mereka tetap memiliki celah (kelemahan) yang bisa dipelajari. Pelatih juga sudah mengetahui tentang itu," ujarnya.
Berdasarkan analisis performa Bangkok United di laga melawan Selangor FC dan juga pengakuan sang pelatih, dua kelemahan utama mereka adalah serangan balik cepat dan set-piece.
Pelatih Bangkok United Totchtawan Sripan secara terbuka mengkritik penampilan timnya, terutama lini pertahanan, yang dinilai lamban dalam mengatasi serangan balik.
Hal ini diungkapkan setelah pertandingan melawan Rayong FC. Dalam laga tersebut, Rayong FC berhasil mencetak dua gol cepat di babak pertama.
Salah satu gol berasal dari skema serangan balik yang gagal diantisipasi dengan baik oleh pertahanan Bangkok United.
Putros mengindikasikan bahwa lini pertahanan mereka mungkin memiliki kerentanan dalam mengantisipasi skema tersebut.
Persib bisa memanfaatkan kecepatan Andrew Jung, Saddil Ramdani, dan Uilliam Barros untuk melancarkan serangan balik yang mematikan.
Kedua striker ini dikenal dengan pergerakan cepatnya untuk menembus pertahanan lawan.
Selain itu, Persib juga harus memaksimalkan setiap peluang dari tendangan bebas atau sepak pojok.
Luciano Guaycochea, Berguinho, dan Mark Klok memiliki kemampuan untuk memanfaatkan situasi bola mati, baik sebagai eksekutor maupun dengan penempatan posisi yang cerdas untuk menyambut bola pantulan di depan gawang.
Tekad Persib untuk Meraih Tiga Poin
Meskipun baru saja kalah dari Persita Tangerang di liga domestik, semangat para pemain Persib tidak luntur.
Gelandang Adam Alis dan striker Andrew Jung bertekad untuk meraih kemenangan pertama di kompetisi Asia ini.
"Selanjutnya melawan Bangkok (United), lebih berat lagi tantangannya. Tapi bola itu bundar. Kami tetap yakin dan optimis. Mudah-mudahan kami bisa mencuri tiga poin," kata Adam.
Pelatih Bojan Hodak juga memberikan program pemulihan kebugaran untuk memastikan para pemain dalam kondisi prima setelah perjalanan jauh.
Berguinho, gelandang asal Brasil, diharapkan semakin bugar dan bisa tampil untuk menambah kekuatan Persib.
Laga ini akan menjadi ujian mental dan strategi bagi Persib. Dengan kewaspadaan terhadap para pemain kunci lawan dan kemampuan untuk mengeksploitasi kelemahan mereka.***